Sabtu, 25 April 2026

Banjir Rob Tangerang

Tanjung Pasir Dilanda Banjir Rob saat Ramadan, BPBD Sebut 521 Kepala Keluarga Terdampak

BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik menyampaikan banjir rob terjadi di wilayah RW 003 Kampung Gaga, Desa Tanjung Pasir.

|
Penulis: Nurmahadi | Editor: Joko Supriyanto
Tribuntangerang.com/Nurmahadi
BANJIR ROB TANGERANG - Banjir rob kembali melanda wilayah pesisir Kabupaten Tangerang. Kali ini, genangan air laut merendam kawasan Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (20/2/2026). (Tribuntangerang.com/Ho-BPBD Kabupaten Tangerang)  

Laporan Reporter Tribuntangerang.com, Nurmahadi

TRIBUNTANGERANG.COM, TELUKNAGA - Banjir rob kembali melanda wilayah pesisir Kabupaten Tangerang. Kali ini, genangan air laut merendam kawasan Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (20/2/2026). 

Akibat peristiwa tersebut, ratusan keluarga terdampak setelah air laut masuk hingga ke area permukiman.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik menyampaikan banjir rob terjadi di wilayah RW 003 Kampung Gaga, Desa Tanjung Pasir.

"Total ada 521 keluarga yang terdampak banjir rob di Desa Tanjung Pasir," paparnya. 

Dia menjelaskan ketinggian air yang menggenangi kawasan tersebut berkisar antara 30 sampai 40 sentimeter. 

Baca juga: Banjir Rob di Kampung Dadap Kosambi Rendam 540 KK, Ketinggian Air Capai 30 Cm

Genangan tidak hanya menutup akses jalan lingkungan, tetapi juga merembes hingga ke dalam rumah warga.

"Air rob bukan cuma menggenang di jalanan, tapi juga masuk ke dalam rumah warga," ucap Taufik. 

Menurut Taufik, banjir rob dipicu oleh pasang air laut di pesisir utara Tangerang yang terjadi bersamaan dengan meningkatnya curah hujan.

Meski air sempat menggenangi permukiman, warga tidak memilih untuk mengungsi. Sebagian besar tetap bertahan di rumah sambil menunggu kondisi air berangsur surut.

Taufik menambahkan saat ini BPBD tengah mempersiapkan bantuan logistik untuk warga terdampak.

"Kebutuhan saat ini adalah logistik. Saat ini pihak pemerintah desa sudah kami arahkan untuk datang ke kantor BPBD," ungkap Taufik. (m41) 

 

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved