Selasa, 5 Mei 2026

Kapolri Pastikan Kasus Bripda Masias Siahaya Diproses Transparan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pastikan penanganan kasus oknum anggota Brimob di Kota Tual dilakukan secara transparan

Tayang:
Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Joseph Wesly
Dok: Humas Polri
KASUS DIPROSES TRASNPASRAN- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo usai menghadiri rapat di Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Jumat (22/11/24). Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada wartawan, Sabtu (21/2/2026) memastikan penanganan kasus oknum anggota Brimob di Kota Tual dilakukan secara transparan. 

Ringkasan Berita:
  • Listyo Sigit Prabowo memastikan penanganan kasus Bripda Masias Siahaya (oknum Brimob Polda Maluku) dilakukan transparan; tersangka penganiayaan pelajar AT (14) hingga tewas di Tual.
  • Proses hukum masih pendalaman oleh Polres setempat dengan asistensi Polda; berjalan pada aspek pidana dan kode etik secara terbuka.
  • Dadang Hartanto (Kapolda Maluku) minta maaf ke keluarga korban dan menegaskan kasus jadi perhatian serius Polri.

 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Ramadhan L Q 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pastikan penanganan kasus oknum anggota Brimob di Kota Tual dilakukan secara transparan.

Adapun pelaku adalah Bripda Masias Siahaya yang bertugas sebagai Anggota Kompi 1 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Maluku.

Masias ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap siswa madrasah inisial AT (14) hingga tewas di Kota Tual.

Listyo Sigit menyatakan kasus tersebut saat ini masih dalam tahap pendalaman dan penyelidikan oleh Polres setempat dengan asistensi dari Polda.

"Sudah diproses. Saat ini sedang dalam pendalaman, penyelidikan baik proses yang ditangani oleh Polres, diasistensi oleh Polda," ujar Sigit kepada wartawan, Sabtu (21/2/2026).

Ia menegaskan proses hukum berjalan baik dari sisi pidana maupun kode etik. 

Listyo Sigit memastikan seluruh tahapan penanganan perkara dilakukan secara terbuka.

"Saat ini sedang berjalan. Saya kira hal-hal yang seperti itu kita transparan ya," katanya.

Sebelumnya, Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban setelah seorang pelajar meninggal dunia akibat dianiaya oknum anggota Brimob di Kota Tual. 

Dadang menegaskan, peristiwa itu menjadi perhatian serius institusi kepolisian dan akan ditangani secara sungguh-sungguh.

“Kami turut berduka cita dan menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban,” ujar Dadang.

"Musibah ini menjadi perhatian serius kami dan akan ditangani secara sungguh-sungguh," tambah jenderal bintang dua tersebut. (m31)

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved