Kamis, 4 Juni 2026

Berita Tangerang

Perang di Timur Tengah, Harga BBM Non Subsidi di Tangerang Serempak Naik

Perang di Timur Tengah membuat harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi di Tangerang, Banten serempak naik pada Senin (2/3/2026)

Tayang:
Editor: Desy Selviany

TRIBUNTANGERANG-Perang di Timur Tengah membuat harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi di Tangerang, Banten serempak naik pada Senin (2/3/2026). 

Kenaikan ini diduga dipicu dari perang Timur Tengah yang terjadi usai Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan ke Iran Sabtu (28/2/2026). 

Serangan ini membuat Iran murka dan menyerang sejumlah negara Timur Tengah yang terdapat pangkalan militer AS. 

Tercatat Bahrain, Kuwait, hingga Abu Dhabi kena sasaran rudal Iran.

Selain itu Iran juga menutup Jalur Selat Hormuz yang biasa dijadikan lintasan distribusi minyak mentah dari Timur Tengah.

Hal ini menambah menguatnya harga minyak mentah dunia yang pastinya berimbas pada BBM non subsidi termasuk di wilayah Tangerang Banten.

Kenaikan harga BBM di kisaran Rp 400 hingga Rp 1000.

Diketahui kenaikan atau penurunan harga BBM tersebut mengacu pada tren harga rata-rata minyak dunia dan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS.

Mulai dari Pertamina, Vivo, BP AKR, hingga Shell menaikan harga BBM usai perang Timur Tengah.

Misalnya saja Pertamax kini menjadi Rp12.300 naik Rp 500 dari sebelumnya dijual Rp 11.800 per liter.

Baca juga: Timur Tengah Berkecamuk, Rudal Iran Meledak di Bahrain, Abu Dhabi, Hingga Kuwait

Kemudian menjadi Pertamax Turbo: Rp13.100, Pertamax Green: Rp12.900, Pertamina Dex Rp143.500, dan Dexlite: Rp14.200

Pun Shell Super (RON 92): Rp 12.390 per liter, naik dari Rp 12.050. Serta Shell V-Power Diesel (CN 51) kini menjadi Rp 14.620 per liter dari Rp 13.600

SPBU swasta lainnya yang mengalami dampak kenaikan yakni SPBU BP-AKR di mana BP 92 (RON 92) kini Rp 12.390 per liter dari Rp 12.050.

Pun produk BP Ultimate (RON 95) kini Rp 12.920 per liter, naik dari Rp 12.500 BP. Selain itu Ultimate Diesel (CN 53) kini Rp 14.620 per liter, naik dari Rp 13.600

Kenaikan di SPBU Vivo juga tidak beda jauh dari SPBU swasta lainnya.

Produk Revvo 92 (RON 92) naik jadi Rp 12.390 per liter dari Rp 12.050, Revvo 95 (RON 95) naik Rp 12.920 per liter dari Rp 12.500 serta Diesel Primus Plus (CN 51) menjadi Rp 14.620 per liter, naik dari Rp 13.600

Saat ini Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) pun tengah melakukan pertemuan darurat atas memanasnya situasi di Timur Tengah. 

PBB mendesak agar seluruh pihak saling meredam amarah agar tidak berdampak pada stabilitas keamanan dunia. 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved