Kamis, 4 Juni 2026

Lebaran 2026

Rayakan Lebaran 2026, Lapas Pemuda Tangerang Buka Layanan Kunjungan Jenguk Narapidana 

Lapas Kelas I Tangerang membuka layanan kunjungan bagi masyarakat yang hendak menemui keluarga namun merupakan warga binaan.

Tayang:
Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Joko Supriyanto
Tribuntangerang.com/Gilbert Sem Sandro
LAPAS KELAS 1 TANGERANG - Antrean warga yang henda berkunjung dalam layanan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di depan Lapangan Lapas Pemuda Kelas IIA, Buaran Indah, Kota Tangerang, Banten, Minggu (22/3). (TribunTangerang.com/Gilbert Sem Sandro) 

Laporan Wartawan,
TRIBUNTANGERANG.COM, Gilbert Sem Sandro

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang membuka layanan kunjungan bagi masyarakat yang hendak menemui keluarga namun merupakan warga binaan.

Kepala Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang Yogi Suhara mengatakan, layanan dibuka selama tiga hari ke depan dan dalam satu sesi diberikan kesempatan beberapa menit.

"Dalam perayaan Idulfitri 1447 Hijriah ini Kami membuka kunjungan selama tiga hari mulai dari jam 9 pagi sampai pukul 15.00 WIB," ujar Yogi saat diwawancarai TribunTangerang.com, Minggu (22/3/2026).

Diberinya kesempatan bagi keluarga menemui kerabat ataupun saudara yang tengah menjalani hukuman atas perbuatannya itu guna memberi momen bertemu bagi narapidana.

Keputusan itu pun mendapat sambutan resmi bagi warga binaan pemasyarakatan lantaran dapat mengobati kerinduan sesaat.

"Tentu dengan ada kunjungan ini membantu program pembinaan kami agar mendekatkan keluarga dan warga binaan, lalu mempererat tali silaturahmi dan juga secara tidak langsung membantu kami dalam menjaga keamanan ketertiban di lapas," paparnya.

Kendati demikian pihak keluarga warga binaan yang hendak membesuk wajib mentaati berbagai ketentuan yang telah ditetapkan demi mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Pada area luar lapas tampak puluhan keluarga warga binaan menunggu untuk membesuk dengan dilengkapi tenda berukuran besar sebagai alur awal.

Area itu didirikan khusus memberi tempat berteduh bagi mereka yang sedang menunggu giliran untuk halal bihalal dengan sanak keluarganya di dalam penjara.

Sementara untuk gerbang lapas dijaga ketat oleh petugas dan ditutup portal untuk mengindari warga masuk secara sekaligus.

Setelah melapor kepada penjaga gerbang dan menunggu di tenda luar lapas, pengunjung akan dipanggil satu per satu untuk masuk secara bergiliran.

Sedikitnya 10 petugas berpakaian kemeja warna putih berjaga dengan jarak tertentu mengawasi dan melihat aktivitas kunjungan antar masyarakat dan warga binaan.

Setiap pengunjung diberi waktu sekira 20 sampai 30 menit bertemu keluarga mereka yang mendekam di balik jeruji besi. Meski begitu, pihak lapas bisa memberikan waktu tambahan.

"Tentu untuk jam kunjung ketemu kita beri waktu 20 menit paling lama dan tetap memperhatikan situasi kondisi juga, kalau memungkinkan ada keluarga dari jauh bisa kami kasih toleransi waktu,", ucapnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved