Rabu, 15 April 2026

Berita Tangerang

Diduga Pria dengan HIV Nekat Jual Diri Lewat Selebaran di Pamulang

Seorang pria diduga pengidap HIV inisial IK nekat jual diri lewat selebaran yang ditempel di pemukiman warga.

Penulis: Ikhwana Mutuah Mico | Editor: Desy Selviany
Tribuntangerang.com/Ikhwana Mutuah Mico
PRIA PSK- Seorang pria di Tangerang Selatan mengaku mengidap HIV sejak 2014 dan menawarkan jasa berisiko melalui selebaran, memicu kekhawatiran warga dan pentingnya edukasi kesehatan publik. (TribunTangerang.com - Wartakota Network/Ikhwana Mutuah Mico) 

Laporan Wartawan TribunTangerang.com, Ikhwana Mutuah Mico


TRIBUNTANGERANG.COM, PAMULANG - Seorang pria diduga pengidap HIV inisial IK nekat jual diri lewat selebaran yang ditempel di pemukiman warga.

Aksi prostitusi lewat selebaran itu membuat IK diamankan warga di Benda Baru, Pamulang, Kota Tangerang Selatan.

Aksi IK sempat viral setelah diketahui warga diduga menyebarkan selebaran yang berisi penawaran layanan seks oral untuk pria dengan tarif berkisar antara Rp20 ribu hingga Rp100 ribu.

Selebaran membuat warga resah karena dibagikan secara terang-terangan di lingkungan pemukiman. 

Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat pria berbaju kuning yang diduga IK tengah dimarahi warga. 

Aksi tersebut memicu kekhawatiran warga, terutama terkait dugaan risiko kesehatan yang mungkin ditimbulkan.

Sekretaris RW 08 Serua Permai, Awal mengungkapkan dirinya menerima laporan dari warga mengenai adanya seseorang yang menyebarkan selebaran berisi penawaran jasa tersebut. 

Dalam selebaran itu, bahkan tercantum kategori tarif yang menyasar pelajar, mahasiswa, hingga orang dewasa.

“Saya dapat telepon dari warga, katanya ada orang yang bawa selebaran menawarkan jasa seperti itu, bahkan ada daftar harga untuk pelajar, mahasiswa, dan dewasa,” ujar Awal, Pamulang, Tangsel, Minggu (29/3/2026).

Menindaklanjuti laporan tersebut, Awal bersama warga kemudian mendatangi lokasi untuk memastikan kebenaran informasi. Pria yang dimaksud selanjutnya dimintai keterangan secara langsung oleh warga.

Dalam proses interogasi informal itu, IK mengaku telah menjalankan aktivitas tersebut sejak sekitar tahun 2014. 

Ia mengatakan telah beroperasi di sejumlah titik di wilayah Tangerang Selatan, termasuk kawasan Bintaro.

“Dari pengakuannya, dia sudah melakukan hal itu kurang lebih sejak 2014, dan sempat di beberapa lokasi, salah satunya di sekitar Bintaro,” kata Awal.

Selain itu, Awal mengatakan warga menemukan obat-obatan yang dibawa pria tersebut. Saat ditanya, pria itu mengaku bahwa obat tersebut merupakan obat terkait HIV yang dikonsumsinya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved