Minggu, 10 Mei 2026

Hantavirus

WHO Ingatkan Risiko Penyebaran Hantavirus di 12 Negara, Berikut Daftarnya

WHO mengingatkan potensi penyebaran hantavirus ke 12 negara setelah ditemukannya kasus pada penumpang kapal pesiar MV Hondius.

Tayang:
Editor: Joko Supriyanto
Tribuntangerang.com/Tribunnews.com
ILUSTRASI HANTAVIRUS -Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengungkapkan pada Kamis (7/5/2026) bahwa sejauh ini telah dilaporkan lima kasus terkonfirmasi dan tiga kasus suspek, termasuk tiga orang di antaranya meninggal dunia. 

TRIBUNTANGERANG.COM - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan potensi penyebaran hantavirus ke 12 negara setelah ditemukannya kasus pada penumpang kapal pesiar MV Hondius.

Peringatan ini memicu langkah cepat pelacakan kontak oleh otoritas kesehatan di berbagai negara guna mencegah penularan lebih luas.

Sejauh ini, sejumlah kasus terkonfirmasi dan kematian telah dilaporkan, sementara masa inkubasi virus yang bisa mencapai enam minggu membuat risiko munculnya kasus baru masih terbuka.

WHO pun menekankan pentingnya kewaspadaan global meski penularan dinilai tetap terbatas.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengungkapkan pada Kamis (7/5/2026) bahwa sejauh ini telah dilaporkan lima kasus terkonfirmasi dan tiga kasus suspek, termasuk tiga orang di antaranya meninggal dunia.

Tedros menekankan bahwa masa inkubasi untuk virus strain Andes ini tergolong cukup lama, yakni mencapai enam minggu.

Hal inilah yang mendasari kekhawatiran akan munculnya kasus-kasus baru di kemudian hari.

"Mengingat masa inkubasi virus Andes yang bisa mencapai enam minggu, ada kemungkinan lebih banyak kasus akan dilaporkan," ujar Tedros, Kamis, dilansir dari Times Now World.

WHO Abdi Rahman Mahamud menambahkan bahwa wabah ini diprediksi akan tetap "terbatas" selama langkah-langkah kesehatan masyarakat yang kuat dan kerja sama internasional terus dijalankan. 

WHO telah menghubungi otoritas kesehatan di 12 negara terkait penumpang yang sempat turun dari kapal saat singgah di Saint Helena.

Berikut daftar 12 negara tersebut:

  • Belanda
  • Jerman
  • Inggris
  • Amerika Serikat
  • Swiss
  • Afrika Selatan
  • Turki
  • Argentina
  •  Chile
  • Uruguay
  • Australia
  • Belgia.

Otoritas kesehatan di negara-negara tersebut kini tengah aktif melakukan pelacakan terhadap para penumpang beserta kontak erat mereka guna memutus rantai penularan. 

Wabah ini pertama kali memakan korban pasangan suami istri asal Belanda.

Sang suami meninggal di atas kapal pada 11 April, sementara istrinya meninggal kemudian di Afrika Selatan.

Korban jiwa ketiga adalah seorang penumpang asal Jerman yang meninggal pada 2 Mei, di mana jenazahnya masih berada di atas kapal hingga saat ini.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved