Jumat, 22 Mei 2026

Polisi Buka Suara soal Isu WN Jepang Diduga Eksploitasi Anak di Jakarta

Kombes Budi Hermanto mengatakan, penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar.

Tayang:
Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Joko Supriyanto
Istimewa
EKPLOITASI ANAK - Polisi masih melakukan penyelidikan terkait dugaan pedofilia dan eksploitasi anak oleh warga negara Jepang yang ramai diperbincangkan di media sosial dan diduga terjadi di sejumlah wilayah Jakarta. (foto ilustrasi) 

TRIBUNTANGERANG.COM - Polisi masih melakukan penyelidikan terkait dugaan pedofilia dan eksploitasi anak oleh warga negara Jepang yang ramai diperbincangkan di media sosial dan diduga terjadi di sejumlah wilayah Jakarta. 

Hingga kini, kepolisian belum menemukan korban maupun lokasi pasti kejadian tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan, penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar.

"Sejauh ini masih belum ditemukan informasi valid tentang peristiwa terjadi di mana, kapan, dan siapa korbannya," tutur Budi, Rabu (20/5/2026) malam.

Polisi juga menelusuri informasi mengenai seorang warga negara Jepang yang disebut sempat diamankan kemudian dilepaskan pada Agustus 2025. 

Berdasarkan pendalaman, pria tersebut pernah diperiksa di Polsek Tamansari, Jakarta Barat.

Namun, polisi menyatakan kasus itu tidak terkait tindak pedofilia karena perempuan yang terlibat telah berusia dewasa dan hubungan dilakukan tanpa unsur paksaan maupun kekerasan.

"Sudah dilakukan pendalaman oleh Polsek Tamansari di mana WN Jepang dengan salah satu WNI dan bukan berstatus anak," tutur dia.

"Sudah dewasa, mereka memiliki hubungan komunikasi dan itu sering berjumpa, sehingga dalam proses pendalaman belum ditemukan adanya tindak pidana prostitusi,” lanjut Budi.

Polda Metro Jaya juga bekerja sama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) untuk menindaklanjuti informasi tersebut. 

Polisi mengimbau masyarakat segera melapor jika menemukan dugaan praktik eksploitasi anak atau memiliki informasi terkait.

Sebelumnya, dugaan prostitusi anak oleh warga negara Jepang di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, mencuat di media sosial X. 

Sejumlah unggahan berbahasa Jepang menyebut adanya praktik eksploitasi anak perempuan di bawah umur di Jakarta dengan tarif sekitar Rp200 ribu. (m31)

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved