Kamis, 11 Juni 2026

Pertamina Ungkap Alasan Harga Pertamax RON 92 Naik jadi Rp16.250

PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak nonsubsidi untuk produk Pertamax dan Pertamax Green mulai Rabu (10/6/2026). 

Tayang:
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
ANTREAN SPBU - Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan kenaikan harga tersebut merupakan hasil evaluasi berkala yang mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia dan harga pasar keekonomian. 

Laporan Wartawan
TribunTangerang.com, Ikhwana Mutuah Mico

TRIBUNTANGERANG.COM, SERPONG -  PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak nonsubsidi untuk produk Pertamax dan Pertamax Green mulai Rabu (10/6/2026). 

Berdasarkan daftar harga terbaru, Pertamax (RON 92) naik dari Rp12.300 per liter menjadi Rp16.250 per liter. Sementara Pertamax Green 95 (RON 95) naik dari Rp12.900 per liter menjadi Rp17.000 per liter.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan kenaikan harga tersebut merupakan hasil evaluasi berkala yang mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia dan harga pasar keekonomian.

"Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah," kata Roberth dalam keterangan resminya, Rabu (10/6/2026).

Menurut dia, harga jual kedua produk BBM nonsubsidi tersebut telah diputuskan melalui koordinasi dengan pemerintah sebagai regulator untuk menjaga keberlanjutan penyediaan energi nasional.

"Harga jual tersebut diputuskan dengan tetap dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator, dan menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan penyediaan energi dan distribusi BBM berkualitas bagi masyarakat terus berjalan optimal," ujarnya.

Kenaikan harga Pertamax tercatat mencapai Rp3.950 per liter atau sekitar 32 persen dibandingkan harga sebelumnya. Adapun Pertamax Green mengalami kenaikan sebesar Rp4.100 per liter.

Kebijakan ini berpotensi memberikan dampak langsung kepada pengguna BBM nonsubsidi, terutama konsumen kendaraan pribadi yang selama ini mengandalkan Pertamax sebagai bahan bakar utama.

Baca juga: Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru di Tangerang Banten Setelah Pertamax Naik jadi Rp16.250

Meski melakukan penyesuaian harga, Pertamina memastikan ketersediaan pasokan BBM tetap aman di seluruh wilayah Indonesia. Perusahaan juga menjamin distribusi produk berjalan normal melalui jaringan SPBU yang ada.

"Kami memastikan pasokan Pertamax dan Pertamax Green tetap aman serta tersedia di jaringan SPBU Pertamina," ujar Roberth.

Ia menambahkan masyarakat tetap dapat memperoleh layanan dan informasi terkait produk BBM melalui berbagai kanal resmi yang disediakan perusahaan.

"Masyarakat dapat memperoleh informasi harga BBM terbaru melalui kanal resmi Pertamina, Pertamina Patra Niaga, maupun aplikasi MyPertamina," katanya.

Sementara itu, harga BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan. Pertalite tetap dijual Rp10.000 per liter dan BioSolar tetap Rp6.800 per liter sebagai bagian dari komitmen pemerintah dan Pertamina dalam menjaga keterjangkauan energi bagi masyarakat.(m30)

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved