Respons Pertamina Soal Isu Pertalite Bakal Dihapus Ramai di Medsos
Robert Dumatubun, memastikan bahwa hingga saat ini belum ada rencana maupun wacana dari pemerintah ataupun Pertamina untuk menghapus Pertalite.
TRIBUNTANGERANG.COM - Pertamina buka suara perihal kabar yang ramai beredar di media sosial perihal isu penghapusan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Robert Dumatubun, memastikan bahwa hingga saat ini belum ada rencana maupun wacana dari pemerintah ataupun Pertamina untuk menghapus Pertalite.
"Sampai saat ini tidak ada atau belum ada rencana maupun wacana dari Pemerintah maupun Pertamina untuk menghapuskan Pertalite,” ujarnya saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (14/6/2026).
Ia juga menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial terkait penghapusan Pertalite tidak benar dan tidak dapat dipertanggungjawabkan.
"Info tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan,” sambungnya.
Robert mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan memeriksa terlebih dahulu informasi yang beredar di media sosial maupun pesan berantai WhatsApp yang sumbernya tidak jelas.
Menurutnya, pemerintah dan Pertamina tetap berkomitmen melayani kebutuhan BBM subsidi bagi masyarakat, termasuk Pertalite dan Biosolar.
"Pemerintah dan Pertamina berkomitmen untuk tetap melayani BBM bersubsidi yaitu Pertalite dan Biosolar bagi masyarakat dengan harga tetap, tidak ada penyesuaian secara harga,” tegasnya.
Masyarakat juga diimbau untuk memperoleh informasi resmi melalui layanan Pertamina Contact Center 135 atau kanal resmi Pertamina guna mendapatkan informasi yang valid terkait produk maupun layanan perusahaan.
Baca juga: Harga Pertamax Naik, Ojol di Tangerang Putar Otak: Turun ke Pertalite hingga Pangkas Biaya Hidup
Selain memastikan tidak ada rencana penghapusan Pertalite, Robert juga menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada pembatasan pembelian Pertalite bagi kendaraan roda dua maupun roda empat.
"Setahu saya pembatasan itu belum ada ya. Sampai saat ini belum ada atau tidak ada dari pemerintah rencana pembatasan BBM bersubsidi yang diterapkan,” ujar Robert saat dihubungi Kompas.com, Kamis (11/6/2026).
Menurutnya, masyarakat masih dapat membeli Pertalite seperti biasa sesuai ketentuan yang berlaku saat ini.
Isu mengenai pembatasan pembelian Pertalite sendiri sebenarnya sudah beberapa kali mencuat di media sosial. Bahkan, pada akhir Mei 2026, rumor serupa juga sempat ramai diperbincangkan publik.
Saat itu, Robert kembali menegaskan bahwa pemerintah belum mengeluarkan aturan terkait pembatasan pembelian Pertalite berdasarkan merek kendaraan maupun kapasitas mesin tertentu.
"Sekali lagi kami tekankan, hingga saat ini tidak ada aturan atau arahan dari pemerintah terkait pembatasan Pertalite berdasarkan merek kendaraan tertentu maupun berdasarkan kapasitas mesin kendaraan,” katanya dalam keterangan resmi.
Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini
Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News
| Harga Pertamax Naik, Dua Warga Tangsel Ini Pilih Pertimbangkan Ganti Pertalite Agar Lebih Hemat |
|
|---|
| Pertamina Ungkap Alasan Harga Pertamax RON 92 Naik jadi Rp16.250 |
|
|---|
| Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru di Tangerang Banten Setelah Pertamax Naik jadi Rp16.250 |
|
|---|
| Daftar Harga BBM 1 Juni 2026, Pertamax Turbo Naik, Dexlite dan Pertamina Dex Turun |
|
|---|
| Harga BBM Pertamina Pertamax Per 1 Mei 2026 Naik Atau Tidak? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Pertalite-langka-Tangse.jpg)