Komisi IX DPR RI Ungkap Alasan Rapat dengan Kepala BGN Digelar Tertutup
Rapat perdana Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Komisi IX DPR RI digelar secara tertutup, memicu perhatian publik.
TRIBUNTANGERANG.COM - Rapat perdana Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Komisi IX DPR RI digelar secara tertutup, memicu perhatian publik.
Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris menjelaskan, keputusan tersebut diambil karena pembahasan masih berkaitan dengan pagu anggaran indikatif 2027 yang dinilai belum final.
Rapat dilaksanakan secara tertutup juga menghindari miskonsepsi atau pemahaman atau penafsiran yang keliru terhadap suatu konsep jika disampaikan secara terbuka.
"Kalau rapat, rapat di komisi 9 memang selama ini kan dilakukan tertutup ketika membahas anggaran," kata Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris, di sela rapat, Senin (15/6/2026).
Alasan lainnya karena pagu indikatif anggaran yang dibahas masih menggunakan pagu indikatif yang sebelumnya dibahas bersama eks Wakil Kepala BGN, Dadan Hindayana.
"Salah satu alasannya adalah karena memang untuk anggaran 2027 yang disajikan kepada kita hari ini bukan anggaran yang ingin digunakan, karena apa? Karena pagu anggaran indikatif yang saat ini disajikan adalah pagu anggaran indikatif yang disiapkan oleh pengurus lama, kepemimpinan lama" ujar dia.
Baca juga: Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Prabowo Tunjuk Nanik S Deyang Sebagai Penggantinya
Charles juga mengatakan, BGN masih akan membutuhkan waktu untuk menyusun ulang program serta anggarannya untuk 2027.
"Termasuk jumlah penerima manfaatnya berapa, sehingga ya apapun anggaran yang akan ditampilkan bukan anggaran yang akurat," ucap dia.
Oleh karena itu, rapat perdana Nanik digelar secara tertutup demi menghindari berbagai miskonsepsi.
"Sehingga mungkin lebih baik tidak disampaikan secara terbuka daripada akhirnya menimbulkan berbagai miskonsepsi," ujar dia.
Dia mengatakan, BGN juga masih akan melakukan efisiensi serta refocusing penerima manfaat sehingga anggarannya masih tentatif dan bisa berubah dari pagu indikatif 2027 yang ditetapkan di era Dadan.
Komisi IX DPR pun menargetkan BGN menyusun ulang anggarannya dalam waktu satu bulan.
"Sudah ada pagu indikatif yang disampaikan, tapi dengan catatan bahwa ini masih akan banyak penyesuaian," tutur dia.
Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini
Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News
| Ratusan Mahasiswa Kota Tangerang Mulai Bergerak ke DPR RI, Bawa Tuntutan Keras untuk Pemerintah |
|
|---|
| Demo di Bundaran HI Diminta Dialihkan ke DPR RI, Polisi Singgung Pusat Kegiatan Ekonomi |
|
|---|
| Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Prabowo Tunjuk Nanik S Deyang Sebagai Penggantinya |
|
|---|
| Pemerintah Tegaskan Guru Honorer Tetap Bisa Mengajar di 2027, Ini Penjelasan Kemendikdasmen |
|
|---|
| Demo di Jakarta Hari Ini, Ada Dua Lokasi Termasuk Depan DPR RI Pukul 10.00 WIB |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/WAKIL-KEPALA-BGN-7373.jpg)