Timnas Indonesia
Petisi Agar Erick Thohir Mundur dari PSSI di Change.org Sudah Ditandatangani 106 Orang
Petisi yang diinisiasi oleh Ignatius Indro, Emerson Yuntho, Hisia Martogi Lumban Gaol berisi itu berisi tentang keinginan agar Erick Thohir mundur
TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA- Pasca Timnas Indonesia gagal melaju ke Piala Dunia 2026 muncul petisi agar Erick Thohir mundur dari posisi Ketum PSSI
Diterbitkan di Change.org sejak Rabu (22/10/2025) lalu atau sudah dua hari tayang, hingga Jumat (24/10/2025) pukul 17.41 sudah ada 106 orang yang menadatangi petisi tersebut.
Petisi yang diinisiasi oleh Ignatius Indro, Emerson Yuntho, Hisia Martogi Lumban Gaol berisi itu berisi tentang alasan agar Erick Thohir mundur.
Ada 3 faktor yang disampaikan dalam petisi tersebut yang menjadi alasan pria yang juga menjabat sebagai Menpora itu untuk mundur.
Pertama adalah Erick Thohir rangkap jabatan sebagai Menpora dan Ketum PSSI, gaji pemain yang masih menunggak hingga gagalnya Timnas mentas di Piala Dunia.
Berikut isi lengkap petisi yang diterbitkan:
Kepada Semua Pendukung Sepak Bola Indonesia,
Kita semua adalah saksi mata dari semangat yang membara ketika Tim Nasional Sepakbola Indonesia bermain! Selama masa jabatan Ketua Umum PSSI Erick Thohir hingga kini, kami melihat usaha yang telah dilakukan seperti proses naturalisasi pemain yang cepat hingga upaya meloloskan Tim Nasional ke Piala Asia. Kami menghargai semangat ini.
Namun, semangat saja tidak cukup. Ibarat membangun rumah, kita tidak bisa hanya fokus pada cat atau tampilan luar, namun membiarkan fondasi rumah didalamnya rapuh. Setelah kegagalan Timnas Senior PSSI lolos Piala Dunia 2026 maka kini saatnya kita melakukan evaluasi dan menuntut pertanggungjawaban.
Mengapa Kami Meminta Pengunduran Diri?
Petisi ini dibuat bukan atas dasar kebencian, namun pada kecintaan kami terhadap masa depan sepak bola Indonesia yang lebih baik dan profesional. Kami melihat, ada 3 alasan kritis mengapa Erick Thohir harus mengundurkan diri sebagai Ketua PSSI:
1. Konflik Kepentingan dan Rangkap Jabatan. Posisi Erick merangkap sebagai Ketua Umum PSSI dan juga Menpora merupakan anomali yang berbahaya. Posisi ini menimbulkan potensi konflik kepentingan, merusak etika dan memungkinkan pengaruh politik dalam PSSI. Sepak Bola Indonesia membutuhkan pemimpin yang fokus 100 persen tanpa berbagi fokus antara federasi sepakbola dengan cabang olahraga lain ataupun birokrasi di Kemenpora. Jabatan sebagai Ketua Umum PSSI juga tidak boleh menjadi atar tawar atau batu lompatan politik. Erick seharusnya memilih satu jabatan saja menjadi Ketua Umum PSSI atau Menpora. Tidak boleh merangkap keduanya.
2. Kegagalan Membangun Fondasi Struktural. Janji reformasi sepak bola nasional hanyalah lips service belaka. Dari segi manajerial, tidak ada perubahan mendasar yang telah dilakukan. Masih ada masalah kronis yang belum diselesaikan. Misal saja masalah penunggakan gaji pemain di klub-klub liga masih terjasi. Di semua klub gaji pemain bukan hal sepele. Roadmap Jangka Panjang, Perbaikan Liga, Pembinaan Usia Dini dengan kompetisi usia dini yang memperbaiki mental bertanding pemain, dan Kompetisi Putri yang terstruktur dan berkualitas belum menjadi prioritas utama. PSSI juga masih terlihat sibuk pada isu permuakaan daripada membangun tata kelola yang profesional dan akuntabel dari level bawah hingga liga.
3. Pertanggungjawaban Moral Atas Kegagalan. Prestasi tertinggi yang diraih di ajang Asia, merupakan langkah yang bagus. Namun, tidak lolos Piala Dunia 2026, menjadi sinyal bahwa proses besar ini, masih jauh dari kata sempurna. Dalam budaya kepemimpinan yang bertanggung jawab, seorang pemimpin harus bersedia menanggung kegagalan. Dalam hal ini target tertinggi yang ditetapkan dan tidak tercapai. Mundur, merupakan sebuah tanggung jawab yang paling kredibel kepada jutaan supporter.
Melampaui target pencitraan, dengan pemimpin yang mampu, dan berani dengan reformasi struktural total, sepak bola Indonesia menjadi lebih kompetitif dan lebih kuat. Jika Anda setuju bahwa ini adalah saat yang tepat.
| Kata-kata John Herdman Saat Perkenalkan Diri Sebagai Pelatih Timnas Indonesia |
|
|---|
| Hari Ini, John Herdman Diperkenalkan ke Publik Sebagai Pelatih Timnas Indonesia |
|
|---|
| Kaget Cuaca Jakarta, Perkenalan John Herdman ke Publik Hari Ini Resmi Ditunda PSSI |
|
|---|
| Profil Cesar Meylan, Otak Fisik Pilihan John Herdman untuk Mengangkat Level Timnas Indonesia |
|
|---|
| Tanpa Informasi Awal, Pelatih Baru Timnas John Herdman Muncul di Terminal VIP Bandara Soekarno-Hatta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Desakan-Erick-Thohir-Mundur.jpg)