Sabtu, 13 Juni 2026

Duel Panas UBAYA vs SCU dan Perbanas vs UKSW Siap Guncang Final Campus League 2026

Babak final Campus League 2026 – Basketball The Nationals Season 1 dipastikan berlangsung sengit dengan mempertemukan empat tim

Tayang:
Editor: Joko Supriyanto
Tribuntangerang.com/Basketball The Nationals Season 1
Partai final Campus League 2026 - Basketball The Nationals Season 1 akan mempertemukan SCU melawan UBAYA di kategori putri, sedangkan pada kategori putra Institut Perbanas akan berhadapan dengan UKSW dalam perebutan gelar juara. 

TRIBUNTANGERANG.COM - Babak final Campus League 2026 – Basketball The Nationals Season 1 dipastikan berlangsung sengit dengan mempertemukan empat tim terbaik dari sektor putra dan putri.

Duel panas antara UBAYA vs SCU di kategori putri serta Institut Perbanas vs UKSW di sektor putra akan menjadi penentu sejarah, siapa yang berhak menyandang gelar juara perdana dalam turnamen basket antarperguruan tinggi terbesar di Indonesia tahun ini.

Pertandingan puncak yang digelar di GOR Universitas Pelita Harapan (UPH), Karawaci, pada Sabtu (13/6/2026) diprediksi menghadirkan atmosfer kompetitif tinggi.

Keempat tim datang dengan modal performa impresif sejak fase grup hingga semifinal, termasuk kemenangan dominan SCU dan comeback dramatis Perbanas yang menjadi sorotan sepanjang turnamen.

Selain perebutan gelar juara, partai final ini juga menjadi ajang pembuktian kualitas pembinaan atlet basket di level kampus.

Para pemain muda menunjukkan potensi besar dengan permainan cepat, disiplin, dan penuh determinasi, membuka peluang mereka untuk melangkah ke level profesional di masa depan.

Turnamen basket antarperguruan tinggi terbesar ini berlangsung sejak 7 hingga 13 Juni 2026 dan diikuti oleh 10 tim putra serta 8 tim putri dari 13 universitas yang sebelumnya lolos dari fase regional di Surabaya, Yogyakarta, Bandung, Samarinda, dan Jakarta

Adapun 13 perguruan tinggi yang berpartisipasi dalam Campus League 2026 - Basketball The Nationals Season 1 yakni Universitas Surabaya (UBAYA), Universitas Pelita Harapan (UPH), Universitas Semarang (USM), Institut Teknologi Harapan Bangsa Bandung (ITHB), Universitas Mulawarman (Unmul), Universitas Maranatha Bandung, Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Universitas Cendrawasih (Uncen), Bina Nusantara University (Binus), Institut Perbanas Jakarta, Soegijapranata Catholic University (SCU), Universitas Katolik Parahyangan, dan Universitas Ciputra Makassar.

Pada sektor putri, Soegijapranata Catholic University (SCU) tampil dominan saat menghadapi Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) di semifinal. SCU sukses mengamankan kemenangan telak dengan skor 67-23 untuk melangkah ke final.

Di semifinal lainnya, Universitas Surabaya (UBAYA) berhasil menyingkirkan tuan rumah Universitas Pelita Harapan (UPH) dengan skor meyakinkan 81-50. Hasil tersebut memastikan UBAYA menantang SCU dalam perebutan gelar juara musim pertama Campus League Basketball The Nationals.

Kapten tim putri UBAYA, Mayviana Lysandra Tandiono, mengungkapkan faktor utama di balik kemenangan timnya atas UPH.

"Kunci kemenangan kami di pertandingan semifinal adalah semangat dan kebersamaan. Di awal pertandingan kami sempat tegang sehingga kesulitan untuk mengembangkan permainan. Namun, kami semua berusaha untuk tenang sehingga bisa bermain lebih baik mulai quarter ketiga dan memperlebar keunggulan," kata Mayviana.

Menghadapi laga final, Pelatih Tim Putri UBAYA, Wellyanto Pribadi, menilai pertandingan melawan SCU akan berlangsung sangat ketat. Menurutnya, kedua tim memiliki peluang yang sama untuk menjadi juara.

"Kami sudah pernah menghadapi mereka di Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) 2025. Saat itu, kami cukup beruntung bisa meraih kemenangan karena mereka sangat menyulitkan di sepanjang laga. Jadi, menurut saya kali ini peluang menjadi juara bagi kedua tim 50-50 dan buat tim kami yang terpenting adalah perlu bermain lebih disiplin dan fokus dalam bertahan,” ujarnya.

Sementara itu dari sektor putra, Institut Perbanas Jakarta berhasil menciptakan comeback impresif saat menghadapi tuan rumah UPH. Setelah tertinggal pada dua kuarter awal, Perbanas bangkit dan membalikkan keadaan sebelum akhirnya menang dengan skor 59-50.

Di semifinal lainnya, Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengatasi perlawanan Universitas Surabaya dengan skor akhir 63-55 dan memastikan tempat di partai final.
Shooting guard Institut Perbanas, Zaky Al Hakim, mengatakan kemenangan atas UPH menjadi hasil dari kerja keras seluruh tim yang tidak ingin mengecewakan para pendukung.

"Di pertandingan melawan UPH sempat ketinggalan di awal, tetapi berhasil bangkit dan membalikkan keadaan di quarter ketiga. Kami tidak ingin mengecewakan banyak orang yang sudah memberikan dukungan sehingga kami harus mengeluarkan 100 persen kemampuan. Senang sekali kami bisa menang di semifinal, tetapi masih ada satu pertandingan tersisa yang perlu dimainkan dan kami harus menjadi juara," kata Zaky.
Pelatih Tim Putra Institut Perbanas, Zulfahrizal, menilai faktor mental menjadi kunci kebangkitan timnya setelah tertinggal di awal pertandingan.

"Kami sudah melakukan semua persiapan yang dibutuhkan sebelum pertandingan semifinal, namun kami tetap tertinggal di awal. Sehingga saya coba memainkan psikologis pemain supaya bisa berusaha lebih keras lagi dan ternyata berhasil. Menatap laga final, siapa pun lawannya nanti sudah pernah kami hadapi. Kami hanya perlu fokus ke permainan sendiri untuk lebih disiplin dan menampilkan organisasi permainan baik dalam bertahan mau pun menyerang lebih baik dari hari ini," ujar Zulfahrizal.

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved