Rabu, 6 Mei 2026

Tagih Janji Pemkot Tangsel, Warga Muncul Minta Penanda Batas Provinsi di Puspitek Segera Dipasang

Sebagaimana diketahui, warga menagih janji Pemkot Tangsel terkait pengembalian fungsi Jalan Puspitek, Muncul, Setu, Tangsel

Tayang:
Penulis: Ikhwana Mutuah Mico | Editor: Joseph Wesly
Tribunnews.com/Ikhwana Mutuah Mico
TAGIH JANJI PEMKOT- Warga Puspitek, Muncul mediasi dengan Pemkot Tangsel setelah bertahun-tahun memperjuangkan pemasangan artefak kota dan batas provinsi, dengan janji terbaru bahwa realisasi akan dilakukan paling lambat akhir Januari 2026, (TribunTangerang.com - Wartakota Network/Ikhwana Mutuah Mico). 

Ringkasan Berita:
  • Warga Muncul kembali mediasi dengan Pemkot Tangsel untuk menagih janji pemasangan artefak “Selamat Datang di Kota Tangerang Selatan” dan penanda batas Banten–Jawa Barat, yang dijanjikan selesai paling lambat akhir Januari 2026.
  • Warga mengaku lelah karena ketidakpastian, setelah berkali-kali menyampaikan aspirasi melalui DPRD dan Pemkot.
  • Keterlambatan disebut akibat anggaran, tetapi warga menyatakan siap membantu secara swadaya asalkan ada izin.

 

Laporan Wartawan
TribunTangerang.com, Ikhwana Mutuah Mico

TRIBUNTANGERANG.COM, SERPONG- Sejumlah warga Muncul, Serpong yang memperjuangkan pemasangan identitas Kota Tangerang Selatan serta penegasan batas wilayah antara Provinsi Banten dan Jawa Barat kembali melakukan mediasi dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Senin (1/12/2025).

Sebagaimana diketahui, warga menagih janji Pemkot Tangsel terkait pengembalian fungsi Jalan Puspitek, Muncul, Setu, Tangsel, yang sempat ditutup oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Setelah melakukan mediasi dengan Pemkot Tangsel, warga menyampaikan pemasangan artefak bertuliskan “Selamat Datang di Kota Tangerang Selatan” serta penanda batas provinsi dijanjikan akan direalisasikan paling lambat pada akhir Januari.

Neng Nurohmah (65) warga muncul mengatakan pihaknya menunggu kejelasan sejak April dan berharap janji terbaru ini dapat benar-benar dilaksanakan.

"Alhamdulillah hari ini perwakilan Pemkot berjanji paling lambat akhir Januari artefak Tangsel dan batas wilayah Banten - Jawa Barat akan dipasang. Kalau tidak, kami akan datang kembali. Bukan demo besar, tipis-tipis saja, tapi kalau diperlukan bisa lebih besar,” ujar Neng Nurohmah di Gedung Pemkot Tangsel, Ciputat, Tangsel, Senin (1/12/2025).

Sudah Berulangkali Tagih Janji

Warga Muncul, lanjut Neng, mengaku telah berulang kali menyampaikan aspirasi, termasuk melalui DPRD, namun belum melihat realisasi. Mereka menyampaikan rasa lelah akibat ketidakpastian penyelesaian persoalan tersebut.

“Kami capek, resah, gelisah. Sudah berkali-kali ke DPRD. Yang kami tunggu itu janji, tapi sampai sekarang belum ada. Kalau Januari tidak ada hasilnya, kami akan datang kembali,” ujarnya.

Dalam pertemuan itu, Neng telah mendapatkan informasi terkait Pemkot Tangsel telah melakukan upaya lobi ke Pemerintah Provinsi Banten.

Keterlambatan disebut terjadi akibat keterbatasan anggaran. Namun warga menekankan mereka siap membantu secara swadaya selama ada izin resmi.

“Kami cuma minta janji itu ditepati. Artefak dan batas provinsi itu kebanggaan kami. Kalau anggarannya tidak ada, kami bisa bantu swadaya yang penting ada izin. Kami masyarakat sadar hukum,” ujar Neng.

Neng mengungkapkan akses jalan yang sebelumnya tertutup kini telah dibuka.

“Alhamdulillah sudah dibuka. Ternyata negara ini kalau masyarakat datang dan viral baru bergerak,” ungkapnya.

Ia berharap tidak perlu lagi melakukan aksi berulang untuk mendapatkan kepastian.

“Capek loh kita, emak-emak, nenek-nenek datang untuk berjuang. Mudah-mudahan janji ini terealisasi,” pungkasnya. (m30)

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved