Respons Benyamin Davnie Satpol PP Bongkar Pagar Pembatas BRIN di Jalan Puspitek
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie merenspons aksi Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tangerang Selatan
Penulis: Ikhwana Mutuah Mico | Editor: Joseph Wesly
Ringkasan Berita:
- Satpol PP Tangsel membongkar pagar BRIN di Jalan Puspitek usai protes warga karena akses jalan tertutup dan menghambat aktivitas harian.
- Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga, menyebut Pemkot masih berkomunikasi dengan BRIN untuk memastikan kejelasan status jalan agar penutupan tidak terulang.
- Warga bersyukur pagar akhirnya dibuka, namun menilai pembongkaran dilakukan setelah mereka menggelar aksi demonstrasi menuntut kepastian dari pemerintah.
Laporan Wartawan
TribunTangerang.com, Ikhwana Mutuah Mico
TRIBUNTANGERANG.COM, CIPUTAT- Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie merenspons aksi Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tangerang Selatan yang telah melakukan penertiban pagar yang berada di Jalan Puspitek, Kota Tangerang Selatan.
Penertiban ini dilakukan menyusul polemik penutupan akses jalan yang sempat dikeluhkan warga.
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, mengungkapakan hingga kini pihaknya masih melakukan komunikasi intensif dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk mencari solusi atas permasalahan tersebut.
“Ya mudah-mudahan ada titik terang supaya segera selesai. Tapi sejauh ini sudah tidak ada lagi penutupan. Penutupan itu sudah tidak ada, namun kita pastikan masyarakat mendapat kepastian apakah ke depannya jalan itu akan ditutup atau tidak,” ujar Pilar Saga Ichsan saat dikonfirmasi, Rabu (3/12/2025).
Ia berharap agar aset provinsi yang berada di kawasan tersebut tidak lagi menimbulkan persoalan serupa di masa mendatang.
Menurutnya, Direktur BRIN yang baru diharapkan dapat memahami situasi yang terjadi dan mengambil keputusan yang mengutamakan kepentingan masyarakat.
“Pak Gubernur (Andra Soni) dan Pak Wali Kota (Benyamin Davnie) sudah menyampaikan fokus kita adalah pelayanan kepada masyarakat. Pemerintah harus hadir memberi pelayanan, jangan sampai penutupan akses justru merugikan aktivitas harian warga dan menghambat perekonomian,” tutup Pilar.
Sebelumnya diberitakan, Pagar pembatas di Jalan Puspitek, Setu, Kota Tangerang Selatan yang dipasang BRIN akhirnya dibongkar Satpol PP Tangsel, Senin (1/12/2025).
Dalam unggahan di media sosial sejumlah petugas terlihat membuka dan mengangkat pagar berwarna kuning-hitam itu sekitar pukul 11.00 WIB.
Kuasa hukum warga, yang juga Ketua LBH Ansor Tangsel, Suhendar, mengaku warga Muncul sangat bersyukur atas pembongkaran pagar pembatas milik BRIN di Jalan Puspitek, Setu, Tangerang Selatan.
“Hari ini pagarnya sudah dibuka, kami berterima kasih,” ujar Suhendar saat ditemui di Gedung Pemerintah Kota Tangsel, Ciputat, Senin (1/12/2025).
Suhendar menduga pembongkaran tersebut dilakukan karena adanya aksi warga yang menuntut kejelasan dari Pemkot Tangsel mengenai status Jalan Puspitek.
Menurutnya, keberadaan pagar selama ini telah menghambat aktivitas warga yang kerap melintasi jalan tersebut.
| WFH ASN Tiap Jumat Berlaku di Tangsel, Mulai Efektif Pekan Depan |
|
|---|
| Pemkot Tangsel Siapkan Strategi Hadapi Dampak Konflik Global Pasca Lebaran |
|
|---|
| Beda Idulfitri dan Dekat Nyepi, Begini Cara Warga Tangsel Menjaga Harmoni |
|
|---|
| Arahan Presiden Prabowo soal Sampah, Wali Kota Tangsel Libatkan OPD hingga Sekolah |
|
|---|
| 400 Ton Sampah Tangsel dari Tujuh Kecamatan Dibuang ke Ciliwong Serang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/PAGAR-BRIN.jpg)