Masalah Sampah di Tangsel
Bukan Sampah Lama dari TPA Cipeucang, Ini yang Dikirim Tangsel ke Cilowong Serang
Pemerintah Kota Tangerang Selatan menegaskan sampah yang dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir Cilowong, Kota Serang, merupakan sampah harian
Penulis: Ikhwana Mutuah Mico | Editor: Joseph Wesly
Ringkasan Berita:
- Pemkot Tangerang Selatan menegaskan sampah yang dikirim ke TPSA Cilowong, Kota Serang, adalah sampah harian baru, bukan sampah lama dari TPA Cipeucang, dan kerja sama masih tahap uji coba selama satu pekan.
- Pengiriman sampah dilakukan terbatas untuk evaluasi teknis, operasional, serta dampak lingkungan dan sosial sebelum penentuan kelanjutan kerja sama.
- Rencana pengalihan hingga 500 ton sampah per hari ke TPSA Cilowong menjadi solusi jangka menengah.
Laporan Wartawan
TribunTangerang.com, Ikhwana Mutuah Mico
TRIBUNTANGERANG.COM, CIPUTAT- Pemerintah Kota Tangerang Selatan menegaskan sampah yang dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir Cilowong, Kota Serang, merupakan sampah harian yang baru Tangsel.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang Selatan
Tb Asep Nurdin mencegah munculnya persepsi negatif terkait pengiriman sampah antar daerah.
"Sampah yang dikirim merupakan sampah baru atau sampah harian, bukan sampah lama yang berada di TPA Cipeucang,” ujar Asep, Ciputat, Tangsel, Jumat (2/2/2025).
Sampah Harian Bukan Sampah Lama
Ia menambahkan, keputusan hanya mengirim sampah harian dilakukan sebagai langkah antisipasi agar proses pengelolaan sampah tetap terkendali dan tidak menimbulkan persoalan teknis di lapangan, baik selama proses pengangkutan maupun saat tiba di lokasi tujuan.
“Langkah ini dilakukan agar alur pengelolaan sampah tetap terkendali dan tidak menimbulkan persoalan teknis di lapangan,” jelasnya.
Lebih lanjut, pengiriman sampah ke TPA Cilowong merupakan bagian dari kerja sama antara Pemerintah Kota Tangerang Selatan dan Pemerintah Kota Serang yang saat ini masih berada pada tahap uji coba.
Dalam tahap awal ini, Pemkot Tangsel sengaja membatasi jenis dan volume sampah yang dikirim.
“Perlu kami sampaikan juga bahwa kerja sama ini masih dalam tahap uji coba selama satu pekan. Selama masa uji coba tersebut, kami bersama Pemerintah Kota Serang akan melakukan evaluasi secara menyeluruh,” ujar Asep.
Evaluasi tersebut, lanjut Asep, mencakup aspek teknis, operasional, hingga dampak lingkungan dan sosial di sekitar TPA Cilowong.
Hasil evaluasi akan menjadi dasar untuk menentukan langkah lanjutan dalam kerja sama pengelolaan sampah antar daerah tersebut.
Sebelumnya diberitakan, sebanyak 500 ton sampah per hari dari Kota Tangerang Selatan direncanakan dialihkan ke Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Cilowong, Kota Serang, mulai Januari 2026.
Pengalihan ini menjadi bagian dari kerja sama lintas daerah yang difasilitasi Pemerintah Provinsi Banten sebagai solusi teknis atas keterbatasan kapasitas pengelolaan sampah di Tangsel.
| Bawa Sampah ke Kantor Wali Kota Tangsel, Mahasiswa Gelar Kasur dan Bantal Saat Aksi |
|
|---|
| Sampah Busuk Dibongkar di Kantor Wali Kota Tangsel, Mahasiswa UMJ Ajukan 7 Tuntutan |
|
|---|
| Mahasiswa UMJ Bawa Sampah ke Kantor Wali Kota Tangsel, Sempat Memanas dengan Satpol PP |
|
|---|
| Buang Sampah Sembarangan di Tangsel Bisa Kena Sanksi Tipiring |
|
|---|
| Pemkot Tangsel Tambah Armada Truk Sampah dari 27 Jadi 40 Unit |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Tumpukan-sampah10.jpg)