BRIN Dorong Hilirisasi Inovasi melalui ICSEEA 2026
Acara ini merupakan agenda tahunan Organisasi Riset Energi dan Manufaktur (OREM) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Penulis: Ikhwana Mutuah Mico | Editor: Joko Supriyanto
Laporan Wartawan
TribunTangerang.com, Ikhwana Mutuah Mico
TRIBUNTANGERANG.COM, SERPONG - Konferensi internasional International Conference on Sustainable Energy Engineering and Application kembali digelar di Hotel Trembesi, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Selasa (3/2/2026).
Acara ini merupakan agenda tahunan Organisasi Riset Energi dan Manufaktur (OREM) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Forum ini menjadi ruang strategis untuk mempertemukan peneliti, akademisi, pelaku industri, pemangku kebijakan, serta berbagai pemangku kepentingan guna membahas dan mempercepat pengembangan inovasi berkelanjutan.
Pada penyelenggaraan tahun ini, ICSEEA 2026 mengusung tema utama “Resilient Transportation and Clean Energy: Shaping the Future of Sustainable Systems”.
Tema tersebut dijabarkan melalui tiga fokus pembahasan, yakni Resilient Transportation, Clean Energy, dan Green Manufacturing, yang relevan dengan tantangan pembangunan berkelanjutan nasional dan global.
Kepala BRIN, Arif Satria, menekankan pentingnya peran forum ilmiah seperti ICSEEA dalam memperkuat kolaborasi antara riset, industri, dan pemangku kebijakan.
Menurutnya, diskusi ilmiah harus mampu melampaui sekadar publikasi akademik dan diarahkan pada pembentukan agenda riset bersama hingga implementasi nyata di lapangan.
“Forum seperti ICSEEA berperan strategis untuk mempercepat hilirisasi inovasi. Diskusi yang berlangsung perlu ditindaklanjuti dengan pengembangan prototipe, uji coba, dan penerapan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujar Arif kepada TribunTangerang.com, Selasa (3/2/2026).
Ia menambahkan sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam mewujudkan sistem transportasi, energi, dan manufaktur yang lebih tangguh, efisien, serta rendah emisi.
Sejalan dengan hal tersebut, Kepala OREM BRIN, Cuk Supriyadi Ali Nandar, menegaskan ICSEEA 2026 tidak hanya berfungsi sebagai ruang diseminasi ilmiah, tetapi juga sebagai wahana membangun kolaborasi lintas sektor agar riset semakin berdampak.
“Sebagai konferensi tahunan OREM BRIN, ICSEEA 2026 kami posisikan untuk memperkuat sinergi riset industri pemangku kebijakan.
Harapannya, gagasan dan temuan ilmiah dapat ditransformasikan menjadi solusi aplikatif yang mendukung ketahanan sistem dan transisi menuju energi bersih,” ungkap Cuk Supriyadi.
Sementara itu, Kepala Pusat Riset Teknologi Transportasi BRIN, Aam Muharam, menjelaskan penguatan ketahanan transportasi memerlukan pendekatan lintas disiplin.
Aspek tersebut mencakup teknologi kendaraan dan sistem propulsi, efisiensi energi, elektrifikasi, keselamatan dan keamanan, hingga integrasi kebijakan serta infrastruktur pendukung.
| UIN Jakarta Ungkap Alasan Datangi MP Pamulang: Soal Legalitas dan Aset Ratusan Miliar |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Tangsel, Tangerang dan Kota Tangerang Jumat 5 Juni 2026: Sebagian Cerah Berawan |
|
|---|
| SIM Keliling di Tangerang Selatan Jumat 5 Juni 2026, Ada 2 Lokasi |
|
|---|
| Alasan Dibalik Pemasangan Pembatas Trotoar di Golden Vienna Serpong Sebelum Tuai Kritikan |
|
|---|
| Usai Disorot karena Menghalangi Pejalan Kaki, Pembatas di Trotoar Golden Vienna Serpong Dipotong |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/ICSEEA-2026.jpg)