Polres Tangsel Selidiki Kebakaran Gudang Pestisida yang Diduga Cemari Sungai Cisadane
Polres Tangerang Selatan melakukan penyelidikan terkait kebakaran gudang pestisida di kawasan Taman Tekno, Setu, Senin (9/2/2026).
Penulis: Ikhwana Mutuah Mico | Editor: Joko Supriyanto
Laporan Wartawan
TribunTangerang.com, Ikhwana Mutuah Mico
TRIBUNTANGERANG.COM, SERPONG - Polres Tangerang Selatan melakukan penyelidikan terkait kebakaran gudang pestisida di kawasan Taman Tekno, Setu, Senin (9/2/2026).
Insiden tersebut diduga menimbulkan pencemaran limbah zat kimia ke aliran Sungai Cisadane.
Kasatreskrim Polres Tangsel, AKP Wira Graha Setiawan, mengatakan pihaknya telah mengambil langkah untuk mengusut peristiwa tersebut.
"Kita telah menerbitkan laporan polisi bentuk A untuk menyelidiki apakah ada dugaan tindak pidana terhadap peristiwa kebakaran tersebut," ujar Wira saat dikonfirmas, Rabu (11/2/2026).
Ia menjelaskan, penerbitan laporan polisi model A menjadi dasar bagi kepolisian dalam melakukan pendalaman dan pencarian fakta lebih lanjut terkait kemungkinan adanya unsur pidana dalam kejadian kebakaran itu.
"Namun memang ada satu gudang yang kita duga sebagai sumber api yang menyebabkan kebakaran ini. Penyebab kebakaran kita masih penyelidikan," jelas Wira.
Baca juga: Tunggu Hasil Uji Lab, Dinkes Tangsel Larang Konsumsi Air Terdampak Kebakaran Gudang Pestisida
Selain menyelidiki sumber api, polisi juga menyoroti dampak lingkungan yang ditimbulkan akibat kebakaran tersebut. Limbah zat kimia dari gudang pestisida diduga mencemari Sungai Cisadane yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
Untuk memastikan jenis dan kandungan zat kimia yang mencemari lingkungan, Polres Tangsel berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel.
"Kita dengan DLH Tangsel telah mengambil sampel yang rencana kita akan lakukan pemeriksaan di Puslabfor Polri," kata Wira.
Pemeriksaan laboratorium forensik itu dilakukan guna mengetahui secara pasti kandungan bahan kimia serta dampaknya terhadap lingkungan, sekaligus mendukung proses penyelidikan yang tengah berjalan.
Dalam proses penyelidikan, polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi dari internal perusahaan pemilik gudang.
"Lima saksi, di mana ada karyawan, kemudian manajer, selanjutnya ada juga dari sekuriti setempat kita periksa," ungkap Wira.
Hingga kini, kepolisian masih mendalami penyebab kebakaran serta menelusuri kemungkinan adanya unsur kelalaian. (m30)
Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini
Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News
| Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemkot Tangerang Gelar Korve Bersihkan Sungai Cisadane |
|
|---|
| Korban Kebakaran Pasar Jiung Dapat Bantuan Sosial dari Bhayangkari Jakarta Pusat |
|
|---|
| Diduga Korsleting Listrik, Kerugian Kebakaran Lapak Kayu di Pondok Cabe Ditaksir Rp500 Juta |
|
|---|
| Cerita Damkar Tangsel Bantu Evakuasi Burung Nuri Milik Warga yang Kabur ke Atas Pohon |
|
|---|
| Kata Polisi Soal Skandal Panas Kepala Sekolah dengan Siswi SMK di Pamulang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/KEBAKARAN-GEDUNG-PESTISIDA-4553.jpg)