Senin, 13 April 2026

Donor Darah Saat Ramadan Tetap Aman, PMI Tangsel Pastikan Layanan Normal

Rizka Dwipa Anggana mengatakan tidak ada ketentuan khusus yang membatasi warga untuk tetap berbagi darah di tengah menjalankan ibadah.

Istimewa
DONOR DARAH - Sejumlah pegawai Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat memeriksakan kesehatan sebelum mendonorkan darah di Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Gambir, Jakarta Pusat pada Rabu (18/6/2025). Kegiatan donor darah ini dilakukan dalam rangka HUT ke-498 Kota Jakarta. 

Laporan Wartawan
TribunTangerang.com, Ikhwana Mutuah Mico

TRIBUNTANGERANG.COM, SERPONG - Palang Merah Indonesia Kota Tangerang Selatan menjelaskan kegiatan donor darah selama bulan suci Ramadan dipastikan tetap aman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa

Wakil Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Tangsel, Rizka Dwipa Anggana mengatakan tidak ada ketentuan khusus yang membatasi warga untuk tetap berbagi darah di tengah menjalankan ibadah.

Rizka Dwipa Anggana, menerangkan persyaratan donor darah pada bulan Ramadan tetap mengacu pada ketentuan umum yang berlaku.

Menurutnya, calon pendonor hanya perlu memastikan kondisi tubuh dalam keadaan sehat, memiliki berat badan ideal, serta kadar hemoglobin yang memenuhi standar medis.

"Selama kondisi tubuh sehat dan memenuhi kriteria medis, donor darah saat puasa tetap aman dilakukan,” ujar Rizka Dwipa Anggana kepada TribunTangerang.com, Rabu (18/2/2026).

Ia menambahkan, masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan untuk mendonorkan darah saat berpuasa.

Selama proses skrining kesehatan menunjukkan hasil yang baik, kegiatan donor tetap bisa dilaksanakan tanpa mengganggu ibadah.

Baca juga: Demi Kemanusiaan, RSU Tangsel Gelar Donor Darah Serentak Bersama ARSADA

Untuk menjaga ketersediaan stok darah selama Ramadan, PMI Kota Tangsel menggencarkan kampanye melalui media sosial, khususnya Instagram. 

Ia mengungkapkan, edukasi dan ajakan donor darah dipublikasikan secara rutin guna meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa kebutuhan darah di rumah sakit tetap tinggi meski berada di bulan puasa.

"Edukasi dan ajakan donor darah secara rutin akan dipublikasikan guna meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa kebutuhan darah tetap tinggi meski di bulan puasa,” terangnya.

Selain kampanye digital, PMI Kota Tangsel juga menggandeng berbagai elemen masyarakat. Sejumlah komunitas lintas agama, seperti gereja dan vihara, dilibatkan untuk mendukung pemenuhan stok darah selama Ramadan.

“Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat solidaritas kemanusiaan dan menjaga pasokan darah tetap stabil selama Ramadan,” tuturnya.

Dari sisi operasional, PMI Kota Tangsel menurunkan tiga tim mobile unit selama Ramadan. Setiap tim terdiri atas personel teknis transfusi darah, tenaga administrasi, serta pengemudi yang bertugas memastikan layanan berjalan lancar.

"Secara keseluruhan, sekitar 20 petugas medis dan relawan akan bertugas mendukung layanan donor darah keliling,” ujarnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved