Polres Tangsel Ungkap Cara Deteksi Dini Pengguna Narkotika
Kasat Narkoba Polres Tangsel, AKP Pardiman menyoroti pola perilaku pengguna sebagai bagian dari langkah edukasi dan pencegahan di masyarakat.
Penulis: Ikhwana Mutuah Mico | Editor: Joko Supriyanto
Laporan Wartawan
TribunTangerang.com, Ikhwana Mutuah Mico
TRIBUNTANGERANG.COM, SERPONG - Kasat Narkoba Polres Tangsel, AKP Pardiman menyoroti pola perilaku pengguna sebagai bagian dari langkah edukasi dan pencegahan di masyarakat.
Pardiman menjelaskan secara kasat mata, pengguna narkotika jenis sabu maupun sintetis lainnya sulit dikenali.
“Kalau dilihat secara kasar mata, sebenarnya tidak terlihat mencolok. Tidak ada ciri khusus yang langsung bisa dikenali,” ujar Pardiman di Serpong, Tangsel, Kamis (26/2/2026).
Ia menyebut terdapat perubahan perilaku yang bisa menjadi indikator awal. Pengguna, kata dia, cenderung mengalami gangguan fokus dan perubahan sikap.
“Kita biasanya melihat dari fisik dan perilakunya. Pengguna ini umumnya terlihat tidak fokus, tatapannya kosong, dan responsnya berbeda dari biasanya,” jelasnya.
Menurutnya, perubahan tersebut kerap tidak disadari keluarga atau lingkungan sekitar, terutama jika pengguna berasal dari kalangan tertentu dengan aktivitas sosial yang tinggi.
Baca juga: Polres Tangsel Ungkap Peredaran 207 Cartridge Etomidate, Dua WNA China Ditangkap
Apalagi, lanjut Pardiman, peredaran narkoba kini tidak menyasar satu segmen saja, melainkan berbagai lapisan masyarakat.
Ia menegaskan pengawasan lingkungan menjadi kunci penting dalam mencegah penyalahgunaan narkoba semakin meluas.
“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap perubahan perilaku orang-orang terdekat. Jika ada tanda-tanda mencurigakan, segera lakukan pendekatan persuasif atau laporkan kepada pihak berwenang,” tegasnya.
Selain dampak perilaku, penggunaan narkoba juga berisiko menimbulkan gangguan kesehatan jangka panjang, mulai dari kerusakan saraf, gangguan psikologis, hingga ketergantungan berat yang membutuhkan rehabilitasi intensif.
Ia berharap, pengungkapan kasus ini tidak hanya dipandang sebagai keberhasilan penindakan hukum, tetapi juga menjadi momentum penguatan edukasi publik.
“Penegakan hukum penting, tetapi pencegahan jauh lebih utama. Peran keluarga, kampus, dan lingkungan kerja sangat menentukan,” pungkasnya.(m30)
Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini
Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News
| Kata Polisi Soal Skandal Panas Kepala Sekolah dengan Siswi SMK di Pamulang |
|
|---|
| Kasus Dugaan Child Grooming di SMK Tangsel, Kepala Sekolah Dinonaktifkan Sementara |
|
|---|
| Ketegasan Bareskrim Bongkar Dugaan Keterlibatan Oknum Polisi di Kasus Narkoba Diapresiasi Patron |
|
|---|
| Hakim Jatuhkan 7 Tahun Penjara untuk Ammar Zoni, Terbukti Edarkan Narkotika |
|
|---|
| Dukung RUU Narkotika, Said Aqil Siradj Desak Perampasan Aset Bandar Tanpa Kompromi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Kasat-Narkoba-Tangsel-AKP-Pardiman-8907654.jpg)