Rabu, 20 Mei 2026

Jalan Ciputat Sering Rusak, Selokan Tersumbat dan Truk Sampah Diduga Jadi Biang Keladi

Warga Ciputat, Arifin mengatakan salah satu faktor yang diduga mempercepat kerusakan adalah aktivitas truk sampah di sekitar lokasi.

Tayang:
Tribuntangerang.com/Ikhwana Mutuah Mico
JALAN RUSAK - Kerusakan Jalan Otista Raya Ciputat terus berulang karena perbaikan dinilai hanya tambal sulam tanpa pembenahan drainase, sehingga genangan air dan limbah membuat jalan cepat rusak dan permukaannya dibuat miring demi mengalirkan air ke sisi yang memiliki selokan, (TribunTangerang.com - Wartakota Network/Ikhwana Mutuah Mico) 

Laporan Wartawan
TribunTangerang.com, Ikhwana Mutuah Mico

TRIBUNTANGERANG.COM,  CIPUTAT - Jalan di Otista Raya, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten, kembali menjadi sorotan warga akibat kerusakan yang sering terjadi. Meski perbaikan rutin dilakukan, kondisi jalan tampaknya tidak bertahan lama. 

Warga Ciputat, Arifin mengatakan salah satu faktor yang diduga mempercepat kerusakan adalah aktivitas truk sampah di sekitar lokasi.

“Jadi kendalanya itu di selokannya. Truk-truk sampah suka ada yang parkir di situ, terus air sampahnya ngalir dan mengendep,” ujar Arifin di Ciputat, Tangsel, Jumat (27/2/2026).

Warga menambahkan, genangan air hujan juga memperparah kondisi tersebut. 

“Kalau hujan, sama saja. Sering ada genangan di situ. Jadi kendalanya itu yang bikin jalan cepat rusak,” tambahnya.

Perbaikan jalan yang dilakukan pemerintah setempat biasanya hanya bersifat tambal sulam. 

“Percuma kalau sekarang ditambel terus kalau selokannya nggak dibenerin. Seharusnya selesaikan dulu selokannya,” ungkap Arifin.

Ia menekankan masalah selokan ini telah berlangsung lama dan belum pernah benar-benar tuntas, meski sebelumnya sempat dibersihkan.

Baca juga: Kerusakan Jalan Otista Raya Ciputat Berulang, Warga Ungkap Akar Masalahnya

Kerusakan jalan tidak hanya merugikan secara fisik, tetapi juga berdampak pada arus lalu lintas.

"Kalau jalan rusak, paling macet aja. Sama motor juga. Kadang suka macet karena jalannya pelan terus kadang rem mendadak,” jelasnya.

Arifin berharap pemerintah dapat mengambil langkah lebih komprehensif, bukan hanya menambal jalan, tetapi juga membenahi sistem drainase di lokasi tersebut agar kerusakan tidak berulang.

Sementara itu, Humas Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Tangerang Selatan, Kemal menjelaskan saluran air sebenarnya sudah diperbaiki di sebagian titik.

"Kemarin sudah dicek, drainase yang dekat Pasar Cimanggis sampai beberapa meter itu sudah diperbaiki, sudah dinormalisasi,” ujar Kemal saat dikonfirmasi.

Meski demikian, ia mengakui masih ada ruas yang belum memiliki saluran air. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved