Senin, 13 April 2026

Lebaran 2026

Dinkes Tangsel Siagakan 6 Posko Kesehatan Selama Arus Mudik Lebaran 2026

Allin Hendalin Mahdaniar, mengatakan pihaknya telah mengoptimalkan seluruh fasilitas layanan kesehatan, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit.

Tribuntangerang.com/Dokumentasi Dinkes Tangsel
POSKO KESEHATAN - Dinkes Tangsel menyiagakan 6 posko, 540 personel, dan 84 ambulans untuk mengantisipasi lonjakan mudik Lebaran 2026.(Dokumentasi Dinkes Tangsel) 

Laporan Wartawan
TribunTangerang.com, Ikhwana Mutuah Mico

TRIBUNTANGERANG.COM, SERPONG - Pemerintah Kota Tangerang Selatan memastikan kesiapan layanan kesehatan untuk menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat selama arus mudik Lebaran 2026.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel, Allin Hendalin Mahdaniar, mengatakan pihaknya telah mengoptimalkan seluruh fasilitas layanan kesehatan, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit, agar tetap beroperasi selama periode libur panjang.

“Kesiapsiagaan ini dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat serta potensi kejadian kegawatdaruratan selama periode Lebaran,” ujar Allin dalam keterangan yang diterima TribunTangerang.com, Kamis  (19/3/2026).

Ia menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap akses layanan kesehatan, karena seluruh fasilitas tetap disiagakan, terutama untuk penanganan kondisi darurat.

"Kami memastikan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan, baik Puskesmas maupun Rumah Sakit tetap melayani masyarakat selama masa Lebaran 2026,” jelasnya.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, lanjut Allin, Dinkes Tangsel mendirikan enam posko pelayanan kesehatan di sejumlah titik strategis yang kerap dilalui masyarakat selama mudik.

Adapun lokasi posko tersebut berada di Fly Over Ciputat, Pamulang Square, Muncul, Bintaro Sektor 7, Living World Alam Sutera, dan German Centre.

“Posko beroperasi mulai tanggal 14 hingga 27 Maret 2026 dengan total dukungan 540 personel dan 84 unit ambulans,” ungkap Allin.

Baca juga: Daftar 6 Posko Mudik di Tangerang Selatan untuk Lebaran 2026

Ia menambahkan, sistem kerja di posko dibagi menjadi dua hingga tiga shift, khususnya pada puncak arus mudik dan balik untuk memastikan pelayanan tetap optimal selama 24 jam.

"Pada tanggal 20 dan 21 Maret diberlakukan tiga shift dengan rincian 54 personel dan enam unit ambulans, sedangkan hari lainnya dua shift dengan 36 personel dan enam ambulans,” ujarnya.

Selain posko, Dinkes juga menyiagakan layanan Public Safety Center (PSC) 119 serta memastikan ketersediaan tenaga kesehatan di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan.

Tidak hanya itu, ketersediaan alat kesehatan, obat-obatan, dan bahan medis habis pakai juga dipastikan dalam kondisi aman selama periode Lebaran.

Untuk memperkuat kesiapan tersebut, Dinkes Tangsel turut melakukan koordinasi lintas sektor dengan berbagai instansi, seperti TNI, Polri, Dinas Perhubungan, BPBD, hingga Satpol PP.

“Koordinasi dan komunikasi intensif terus dilakukan melalui pusat komando guna memastikan setiap kejadian dapat ditangani secara cepat dan tepat,” kata Allin.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved