Kamis, 7 Mei 2026

Lebaran 2026

Di Balik Perbedaan Lebaran, Ini Tradisi Silaturahmi Warga Muhammadiyah

Setelah salat Idulfitri suasana kebersamaan tetap terasa melalui agenda silaturahmi yang telah menjadi bagian dari budaya organisasi.

Tayang:
Tribuntangerang.com/Ikhwana Mutuah Mico
LEBARAN - Tradisi Lebaran warga Muhammadiyah ditandai dengan silaturahmi terorganisir beberapa hari setelah Idulfitri untuk mempererat kebersamaan di tengah perbedaan penetapan hari raya. (TribunTangerang.com - Wartakota Network/Ikhwana Mutuah Mico) 

Laporan Wartawan
TribunTangerang.com, Ikhwana Mutuah Mico

TRIBUNTANGERANG.COM, CIPUTAT TIMUR - Pelaksanaan Idulfitri warga Muhammadiyah kembali berlangsung lebih awal dibandingkan keputusan pemerintah, namun perbedaan tersebut tidak menghapus tradisi khas yang dijalankan jemaah dalam merayakan Lebaran. 

Setelah salat Idulfitri suasana kebersamaan tetap terasa melalui agenda silaturahmi yang telah menjadi bagian dari budaya organisasi.

Tokoh Muhammadiyah Imam Addaruqutni, menjelaskan tradisi tidak terlepas dari praktik sosial masyarakat luas.

"Kalau itu tradisi dalam masyarakat ada. Muhammadiyah juga bagian dari masyarakat,” ujar Imam Addaruqutni kepada TribunTangerang.com, Ciputat Timur, Tangsel, Jumat (20/3/2026).

Ia menambahkan, silaturahmi menjadi agenda penting yang bahkan diselenggarakan secara resmi organisasi. 

“Bahkan secara resmi Muhammadiyah ini juga mengadakan silaturahmi khusus,” ujar pria berumur 66 tahun itu.

Tradisi tersebut biasanya digelar beberapa hari setelah Idulfitri, sehingga tidak selalu bertepatan dengan hari pelaksanaan salat Id.

"Silaturahmi Idulfitri ini nanti beberapa hari lagi di sini, di Jakarta diadakannya,” ungkap Wakil Rektor 1 PTIQ Jakarta.

Selain di Jakarta, kegiatan serupa juga dilaksanakan di kota lain yang menjadi pusat aktivitas organisasi.

"Kita punya dua kantor pusat Jakarta dan satu lagi kantor pusatnya di Yogyakarta,” jelas Imam Addaruqutni.

Pelaksanaan silaturahmi di dua kota tersebut dilakukan secara bertahap.

"Jadi di Jogja duluan, setelah beberapa hari lagi di sini,” ujarnya.

Kegiatan ini biasanya dihadiri ribuan warga Muhammadiyah dari berbagai daerah. 

“Tempatnya juga di universitas ini, berkumpul itu ribuan pasti,” katanya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved