Kamis, 9 April 2026

Mapolsek Ciputat Timur Sempat Memanas Didatangi Massa, Ternyata Ini yang Sebenarnya Terjadi

Suasana di Mapolsek Ciputat Timur mendadak tegang saat sekelompok massa mendatangi kantor polisi, Selasa (7/4/2026).

Tribuntangerang.com/Dokumentasi Polsek Ciputat Timur
SIMULASI PENANGAN MASSA - Massa menggeruduk Polsek Ciputat Timur akibat penangkapan pelaku tawuran hingga sempat ricuh, sebelum akhirnya diketahui kejadian tersebut hanyalah simulasi penanganan unjuk rasa (Dokumentasi Polsek Ciputat Timur) 

Laporan Wartawan
TribunTangerang.com, Ikhwana Mutuah Mico

TRIBUNTANGERANG.COM, CIPUTAT TIMUR - Suasana di Mapolsek Ciputat Timur mendadak tegang saat sekelompok massa mendatangi kantor polisi, Selasa (7/4/2026).

Kedatangan mereka dipicu penangkapan salah satu anggota keluarga yang diduga terlibat aksi tawuran.

Massa yang datang dalam jumlah cukup banyak itu langsung menyampaikan protes keras. Mereka menuntut agar pihak kepolisian segera membebaskan kerabat mereka yang diamankan.

“Kami hanya ingin keluarga kami dipulangkan. Jangan ditahan terus tanpa kejelasan,” ujar salah satu perwakilan massa di lokasi, Selasa (8/4/2026).

Aksi yang awalnya berlangsung sebagai penyampaian aspirasi perlahan berubah menjadi tegang. Massa mulai mendesak masuk dan memancing respons petugas yang berjaga.

Petugas Polsek Ciputat Timur berupaya mengendalikan situasi dengan pendekatan persuasif. Tim negosiator yang dipimpin personel Polwan turun langsung untuk melakukan dialog dengan massa.

“Kami mohon semua pihak tetap tenang. Proses hukum berjalan sesuai aturan yang berlaku,” kata seorang petugas.

Namun, upaya tersebut belum sepenuhnya meredam emosi massa. Ketegangan meningkat hingga terjadi aksi dorong di depan gerbang Mapolsek, memicu suasana yang semakin tidak kondusif.

Situasi memanas itu kemudian menarik perhatian masyarakat sekitar. Sejumlah warga mulai berdatangan dan berkumpul di sekitar lokasi kejadian.

Tak lama kemudian, berbagai elemen masyarakat yang tergabung dalam Sabuk Kamtibmas turut hadir. Mereka terdiri dari warga sekitar, pengemudi ojek, anggota Pokdarkamtibmas, hingga unsur organisasi kepemudaan.

“Kami datang untuk membantu menjaga situasi tetap aman. Ini lingkungan kita bersama,” ujar salah satu warga.

Di tengah kondisi yang memanas, Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, turun langsung menemui massa. 

Ia memberikan penjelasan hukum secara terbuka dengan pendekatan tegas namun humanis.

“Silakan sampaikan aspirasi, tapi jangan sampai merusak ketertiban. Semua ada mekanisme hukumnya,” tegas Bambang di hadapan massa.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved