Jumat, 8 Mei 2026

Masih Sering Hujan, Tangsel Ternyata Terlambat Masuk Musim Kemarau 2026, Ini Alasannya

Meski sebagian besar wilayah Banten mulai memasuki musim kemarau 2026, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) justru masih kerap diguyur hujan.

Tayang:
Editor: Joko Supriyanto
istimewa
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa kondisi ini terjadi karena Tangsel masih berada dalam fase pancaroba, dengan curah hujan yang relatif stabil dan belum menunjukkan penurunan signifikan menuju musim kemarau. 

TRIBUNTANGERANG.COM - Meski sebagian besar wilayah Banten mulai memasuki musim kemarau 2026, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) justru masih kerap diguyur hujan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa kondisi ini terjadi karena Tangsel masih berada dalam fase pancaroba, dengan curah hujan yang relatif stabil dan belum menunjukkan penurunan signifikan menuju musim kemarau.

Kepala BBMKG Wilayah II, Hartanto, menjelaskan bahwa secara umum sebagian besar wilayah Banten mulai memasuki musim kemarau.

Namun, Tangsel masih berada pada fase transisi dengan curah hujan kategori menengah.

"BMKG mencatat, kondisi curah hujan di Tangsel masih berada pada kisaran 50 hingga 150 milimeter per dasarian," ujarnya, Jumat (24/4/2026)

"Artinya, hujan dengan intensitas sedang masih cukup dominan dan menandakan wilayah tersebut belum sepenuhnya masuk ke periode kemarau," jelasnya.

Mengapa Tangerang Selatan lebih lambat memasuki musim kemarau?

Hartanto menuturkan bahwa perbedaan waktu masuknya musim kemarau di tiap wilayah merupakan fenomena yang normal dalam dinamika iklim tahunan.

Faktor lokal seperti kondisi geografis, kelembapan udara, dan pola angin turut memengaruhi perbedaan tersebut.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Tangsel, Tangerang dan Kota Tangerang Sabtu 25 April 2026: Sebagian Berawan

Di Tangsel, kelembapan udara yang masih tinggi serta intensitas hujan yang belum menurun secara signifikan membuat wilayah ini masih berada dalam fase pancaroba.

Sebaliknya, sejumlah wilayah lain di Banten seperti Kota Cilegon, bagian utara Kota Serang, serta Kabupaten Serang bagian utara sudah lebih dulu memasuki musim kemarau.

Lantas bagaimana pola musim kemarau di Banten tahun 2026? 

BMKG memprediksi bahwa sekitar 62 persen wilayah Banten akan mengalami awal musim kemarau lebih cepat dibandingkan kondisi normal.

Selain itu, durasi musim kemarau juga diperkirakan lebih panjang.

"Sekitar 62 persen wilayah Banten diperkirakan mengalami awal musim kemarau lebih cepat dibanding kondisi normal, dengan durasi yang juga cenderung lebih panjang," kata Hartanto.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved