Setelah Kasus Bocah Tewas Tersengat Listrik, Tangsel Kini Gencarkan Cek Berkala PJU
Peristiwa anak laki-laki berinisial RDO, setelah diduga tersengat listrik saat bermain layangan di Koceak, Setu, Kota Tangerang Selatan, Banten.
Penulis: Ikhwana Mutuah Mico | Editor: Joko Supriyanto
Laporan Wartawan
TribunTangerang.com, Ikhwana Mutuah Mico
TRIBUNTANGERANG.COM, SETU - Peristiwa anak laki-laki berinisial RDO, setelah diduga tersengat listrik saat bermain layangan di Koceak, Setu, Kota Tangerang Selatan, Banten, Rabu (6/5/2026).
Insiden tersebut memicu evaluasi menyeluruh terhadap program “Tangsel Terang” yang selama ini dijalankan pemerintah kota untuk meningkatkan penerangan jalan dan keamanan lingkungan pada malam hari.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan adalah Ayep Jajat Sudrajat belasungkawa mendalam atas musibah tersebut.
Ayep menyebut kejadian itu menjadi duka bersama bagi masyarakat Tangsel sekaligus pengingat pentingnya pengawasan terhadap fasilitas publik.
"Pertama-tama kami menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah yang terjadi. Kami sangat menyesalkan kejadian ini dan doa kami menyertai keluarga yang ditinggalkan agar diberikan ketabahan yang luar biasa,” Ayep dalam keterangan yang diterima TribunTangerang.com, Selasa (12/5/2026).
Pasca-kejadian, lanjut Ayep, tim teknis langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengamanan area dan mencegah risiko serupa terhadap warga sekitar. Langkah pertama yang dilakukan ialah memutus aliran listrik pada titik PJU yang diduga mengalami kebocoran arus.
“Tim teknis kami telah meluncur ke lokasi untuk melakukan pemutusan aliran listrik dan perbaikan pada titik tersebut guna memastikan keamanan warga di sekitar lokasi. Kami pastikan area tersebut saat ini sudah dalam kondisi aman,” lanjut Ayep.
Ayep tengah melakukan investigasi teknis guna mengetahui penyebab pasti munculnya arus bocor pada tiang PJU tersebut.
Sejumlah faktor masih didalami, mulai dari kemungkinan dampak cuaca ekstrem hingga kondisi kabel dan instalasi listrik yang telah menua.
“Kami tengah melakukan pengecekan untuk mencari penyebab pasti terjadinya arus bocor pada tiang PJU tersebut, apakah disebabkan oleh faktor cuaca ekstrem, usia kabel, atau adanya kerusakan teknis lainnya,” ujar Ayep.
Selain penanganan teknis, Ayep mengaku pihaknya telah mendatangi keluarga korban sebagai bentuk tanggung jawab moral sekaligus menyampaikan empati secara langsung atas musibah yang terjadi.
Program “Tangsel Terang” sendiri diketahui telah berjalan secara masif sejak tahun 2022 dengan tujuan meningkatkan kenyamanan dan keamanan warga di malam hari melalui pembangunan titik-titik PJU baru di berbagai wilayah Tangerang Selatan.
Namun, insiden tersebut dinilai menjadi titik evaluasi penting terhadap kualitas pemeliharaan infrastruktur yang telah dibangun.
Ayep mengungkapkan percepatan pembangunan harus diimbangi dengan sistem pengawasan dan pengecekan berkala agar fasilitas publik tetap aman digunakan masyarakat.
| Niat Ambil Layangan, Bocah 12 Tahun di Tangerang Selatan Tewas Tersengat Listrik |
|
|---|
| Pria Asal Serang Ditemukan Tewas Diduga Tersengat Listrik Saat Berburu Kodok |
|
|---|
| Diduga Tersetrum Listrik, Remaja Tewas setelah Menyentuh Folding Gate Indomaret di Pasuruan |
|
|---|
| Pria Asal Garut Tewas Tersengat Aliran Listrik di Kabupaten Tangerang, Polisi: Sudah Dibawa Keluarga |
|
|---|
| Tersangkut Kabel Listrik, Sopir dan Kernet Truk Tewas di Cilacap, Truk Terbakar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Ayep-Jajat-Sudrajat-678.jpg)