Kamis, 4 Juni 2026

Damkar Tangsel Turun Tangan Bantu Warga yang Jarinya Bengkak Karena Cincin

Petugas membantu seorang warga di Pakulonan, Serpong Utara, Tangsel, melepaskan cincin emas yang menjepit jarinya hingga mengalami pembengkakan.

Tayang:
Tribuntangerang.com/Dokumentasi Damkar Tangsel
EVAKUASI TERJEBAK CINCIN - Damkar Tangsel mengevakuasi cincin emas yang menjepit jari seorang warga menggunakan gerinda mini selama sekitar 30 menit setelah menyebabkan pembengkakan dan iritasi akibat terganggunya peredaran darah (Dokumentasi Damkar Tangsel) 

Laporan Wartawan
TribunTangerang.com, Ikhwana Mutuah Mico

TRIBUNTANGERANG.COM, SERPONG UTARA - Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan menunjukkan peran mereka yang tidak hanya berkaitan dengan penanganan kebakaran. 

Petugas membantu seorang warga di Pakulonan, Serpong Utara, Tangsel, Banten melepaskan cincin emas yang menjepit jarinya hingga mengalami pembengkakan.

Danru Damkar Tangsel, Ilham menjelaskan laporan mengenai kondisi tersebut diterima petugas dari warga yang kesulitan melepaskan cincin yang telah lama dikenakan. 

Seiring waktu, jari pemilik cincin mengalami pembengkakan sehingga perhiasan tersebut tidak lagi dapat dilepas secara normal.

Ilham mengatakan cincin yang menjepit jari korban diduga telah digunakan dalam waktu yang cukup lama. Namun, pihaknya tidak mengetahui secara pasti berapa lama cincin tersebut berada di jari korban.

"Menurut informasi sih cincin emas ya, udah lama juga Bang itu. Cuma lamanya enggak tahu,” ujar Ilham saat dikonfirmasi Minggu (31/5/2026).

Awalnya, korban mencoba melepaskan cincin tersebut secara mandiri. Namun, upaya itu tidak membuahkan hasil karena kondisi jari yang sudah membengkak membuat cincin semakin sulit digeser keluar.

Baca juga: Cerita Damkar Tangsel Bantu Evakuasi Burung Nuri Milik Warga yang Kabur ke Atas Pohon

Akibat gesekan dan tekanan yang terus terjadi, lanjut Ilham, kondisi jari korban mengalami iritasi. Pembengkakan yang muncul diduga mengganggu kelancaran peredaran darah pada bagian jari yang terjepit cincin.

"Iritasi karena peredaran darahnya enggak lancar. Mau coba buka sendiri, akhirnya iritasi, bengkak,” kata Ilham.

Melihat kondisi tersebut, korban kemudian meminta bantuan kepada petugas Damkar Tangsel. Petugas yang menerima laporan segera melakukan penanganan untuk mencegah kondisi jari semakin memburuk.

Dalam proses evakuasi, petugas menggunakan gerinda mini untuk memotong cincin yang menjepit jari korban. Metode tersebut dipilih karena dinilai paling efektif untuk melepaskan cincin tanpa menimbulkan cedera yang lebih serius.

“Dengan menggunakan gerinda mini, dengan cara dipotong cincinnya,” ujar Ilham.

Proses pemotongan dilakukan secara hati-hati mengingat posisi cincin yang menempel langsung pada jari korban. Petugas memastikan alat yang digunakan tidak melukai kulit selama proses berlangsung.

Ilham mengatakan, proses evakuasi berlangsung sekitar 30 menit hingga cincin berhasil dilepaskan dari jari korban. 

“Iya betul, dipotong. Proses evakuasi sekitar 30 menit,” katanya. 

Setelah cincin berhasil dilepas, Ilham mengatakan kondisi jari korban dapat segera ditangani lebih lanjut sehingga risiko gangguan akibat jepitan cincin dapat diminimalkan. (m30)

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved