Kamis, 18 Juni 2026

Strategi Machdi Usai Harga Pertamax Naik, Ngaku Pilih Pangkas Uang Makan Demi Beli Bensin

Machdi Pratama (33), mengaku terkejut saat mengetahui harga BBM non-subsidi kembali mengalami kenaikan. 

Tayang:
Tribuntangerang.com/Ikhwana Mutuah Mico
OJOL - Salah seorang pengemudi Ojek Online sekaligus pengguna Pertamax Machdi Pratama (33), mengaku terkejut saat mengetahui harga BBM non-subsidi kembali mengalami kenaikan.  

Laporan Wartawan
TribunTangerang.com, Ikhwana Mutuah Mico

TRIBUNTANGERANG.COM, PONDOK AREN - Kenaikan harga bahan bakar minyak memicu antrean panjang kendaraan di SPBU COCO Bintaro 31.154.01 jalan Raya Bintaro Sektor lX, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Rabu (10/6/2026).

Pantauan TribunTangerang.com pengendara roda dua maupun roda empat terlihat memadati area pengisian bahan bakar untuk mengisi tangki kendaraan mereka.

Antrean kendaraan bahkan mengular hingga mendekati badan jalan. Setiap jalur pengisian dipenuhi pengendara yang menunggu giliran mendapatkan BBM di tengah penyesuaian harga yang baru berlaku.

Di bagian depan SPBU, terpampang papan informasi harga BBM pada plang berwarna merah yang mudah terlihat pengendara. Sejumlah konsumen tampak memperhatikan daftar harga sebelum memasuki area pengisian.

Harga yang tertera menunjukkan Pertamax Turbo 98 dibanderol Rp20.750 per liter. Sementara Pertamax 92 dijual Rp16.250 per liter, Pertalite Rp10.000 per liter, dan Pertamina Dex Rp24.800 per liter.

Salah seorang pengemudi Ojek Online sekaligus pengguna Pertamax Machdi Pratama (33), mengaku terkejut saat mengetahui harga BBM non-subsidi kembali mengalami kenaikan. 

Menurutnya, kenaikan tersebut langsung berdampak pada perhitungan biaya operasional sehari-hari.

"Sampai kaget tadi (mendengar kabar naik)," ujar Machdi saat ditemui TribunTangerang.com di Pondok Aren, Tangsel, Rabu (10/6/2026).

Pria yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online itu mengaku mulai mempertimbangkan untuk beralih dari Pertamax ke Pertalite demi menekan pengeluaran harian.

Pilihan tersebut muncul seiring kondisi pendapatan yang menurutnya sedang menurun.

"Terlintas pindah ke Pertalite, karena orderan lagi sepi," katanya.

Machdi menuturkan, pada hari sebelumnya ia hanya memperoleh pendapatan sekitar Rp40.000 hingga pukul 08.00 WIB. Jumlah tersebut bahkan masih berupa pendapatan kotor sebelum dipotong berbagai biaya operasional.

"Kemarin pagi sampai jam 8 hanya dapat Rp40 ribu, itu juga belum dipotong," ungkapnya.

Dalam kondisi normal, Machdi mengaku menghabiskan sekitar Rp60.000 untuk sekali pengisian BBM dan bisa mengisi bahan bakar hingga dua kali dalam sehari. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
4 - 2
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
1 - 0
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
Live
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved