Jumat, 5 Juni 2026

Dua Kelompok Teroris di Indonesia Diduga Beda Sikap Soal Taliban, Polri Pilih Waspada

Setidaknya ada dua kelompok teroris yang masih eksis di Indonesia, yaitu Jamaah Islamiyah (JI) dan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Tayang:
Editor: Yaspen Martinus
ISTIMEWA
Kelompok militan Taliban, yang menguasai Ibu Kota Afganistan di Kabul sejak 15 Agustus 2021. 

TRIBUNTANGERANG, JAKARTA - Kelompok teroris Jamaah Islamiyah (JI) diduga bersuka cita atas kemenangan kelompok militan Taliban, yang menguasai Ibu Kota Afganistan di Kabul sejak 15 Agustus 2021.

Hal itu disampaikan oleh pengamat teroris Noor Huda Ismail.

Hal ini untuk menanggapi kemenangan Taliban terhadap organisasi teroris yang masih eksis di Indonesia.

Baca juga: 4 Merek Vaksin Covid-19 Sedang Proses Registrasi Izin di BPOM, Ada yang Cuma Butuh Sekali Suntik

Ia menyampaikan, setidaknya ada dua kelompok teroris yang masih eksis di Indonesia, yaitu Jamaah Islamiyah (JI) dan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Dua kelompok ini menyikapi kemenangan Taliban secara berbeda-beda.

"Yang jelas JI dan JAD berbeda cara menyikapi kemenangan Taliban ini."

Baca juga: KISAH Juragan Becak Kayuh di Tangerang, Tak Patok Jumlah Setoran, Tinggal di Gubuk Dekat Parit

"Individu pro JI sangatlah suka cita dengan kemenangan ini, karena mereka mempunyai banyak kemiripan."

"Yaitu kelompok bersenjata dan punya tujuan jangka panjang mengubah negara," kata Huda saat dikonfirmasi, Minggu (22/8/2021).

Secara ideologis, kata Huda, kelompok JI dan Taliban memang berbeda.

Baca juga: Penyelidik Tak Lulus TWK: Kalau KPK Bergantung pada Koruptor Ceroboh Pakai Hape, OTT Wassalam

Akan tetapi, mereka diketahui memiliki visi yang sama terkait tujuannya dalam bernegara.

"Sebenarnya tidak mirip juga, karena Taliban ini bukan salafi jihadi seperti JI."

"Taliban itu sebenarnya secara mazab itu hanafi, dan ideologi itu maturidi."

Baca juga: Bareskrim Dalami Motif Muhammad Kece Sebar Konten Ujaran Kebencian Berbau SARA

"Cuma keberhasilan Taliban merebut kekuatan itu sama dengan impian JI," ulasnya.

Sementara, kata Huda, kelompok teroris JAD berbanding terbalik menyikapi kemenangan Taliban.

Dia bilang, organisasi terlarang ini justru kritis terhadap kemenangan Taliban menguasai Kabul.

Baca juga: KPK Klaim Tahu Keberadaan Harun Masiku, Bambang Widjojanto: Sengaja Diberi Tahu Biar Kabur

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved