Virus Corona
27 Warga Sekolah Terpapar Covid-19 Isolasi Mandiri Didampingi Dinkes Kota Tangerang
Pemerintah Kota Tangerang akan mendampingi 25 siswa, satu guru dan seorang Staf tata usaha(TU) yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Intan UngalingDian
TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang akan mendampingi 25 siswa, satu guru dan seorang Staf tata usaha(TU) yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr Dini Anggraeni menjelaskan, Dinkes Kota Tangerang melakukan langkah antisipatif kepada 27 warga sekolah yang terpapar Covid-19 tersebut.
Dinkes Kota Tangerang melakukan pendampingan isolasi mandiri kepada 27 orang itu, mulai dari mengecek kesehatan hingga menyediakan obat-obatan.
Selain itu, Dinkes Kota Tangerang juga akan melakukan tracing kontak erat 1:15 ke lingkungan keluarga, sekolah dan sosial pasien Covid-19 itu.
"Kami juga sudah menjalin kerjasama untuk melakukan penyemprotan desinfektan ke-15 sekolah yang ditemukan kasus positif Covid-19 ini," ujar Dini Anggraeni seperti dikutip dari siaran pers, Kamis(30/9/2021).
"Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan juga telah menggelar rapat evaluasi ke seluruh sekolah yang menggelar pembelajaran tatap muka (PTM), terkait penerapan protokol kesehatan yang harus diperketat," ujarnya lagi.
Baca juga: PERHATIAN! Baru 3 Minggu Jalani PTM, 25 Siswa SMP di Kota Tangerang Positif Covid-19
Baca juga: Gelar PTM di Masa Pandemi, Luhut: Merusak Generasi yang akan Datang Kalau Sekolah Tidak Jalan
Dia menambahkan, 27 orang di sekolah yang terdeteksi Covid-19 saat melakukan PCR secara acak berstatus tidak membahayakan.
Pasalnya, semua yang terpapar Covid-19 tersebut, telah vaksinasi Covid-19 sehingga kondisi mereka tanpa gejala.
Sedangkan dua orang lainnya mengalami gejala ringan dengan CT value tinggi.
"Karena mereka sudah tervaksin, jadi potensi penularannya cukup rendah," kata Dini.
Dinkes Kota Tangerang, kata Dini, akan terus melakukan pencarian kasus di puluhan sekolah lainnya, yang telah menyelenggarakan PTM.
Menurutnya, hal tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah terjadinya klaster Covid-19, pasca kembali dimulainya PTM, sejak Senin(13/9/2021).
"Ini menjadi langkah dukungan Dinkes terhadap PTM di era pandemic covid-19," tuturnya.
"Dinkes akan terus mencari, menangani dan memutus rantai penyebaran kasus ini, supaya tidak terjadi klaster," ujarnya.
Baca juga: KPAI Soroti Penerapan PTM Terbatas di Sekolah Beresiko Tinggi Bagi Anak-anak
Baca juga: Belum Ada Penambahan Sekolah yang Melangsungkan PTM, Ini Jawab Kadisdikbud Kota Tangsel
Sebelumnya diberitakan, Wali Kota Tangerang, Arief R Wismanyah mengatakan, sebanyak 25 siswa SMP di Kota Tangerang terpapar Covid-19.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Dini-Anggraeni1309.jpg)