Rabu, 3 Juni 2026

Kesehatan

Manfaat Bayam Kurangi Risiko Kanker Usus Besar hingga 50 Persen

Selain kanker kulit, kanker kolorektal atau kanker usus merupakan kanker paling umum ketiga pada pria dan wanita.

Tayang:
Penulis: Intan UngalingDian | Editor: Intan UngalingDian
ReachMD
Ilustrasi semangkuk bayam. Mengonsumsi bayam secara rutin dalam mencegah atau mengurangi risiko kanker kolorektal atau kanker usus. 

IMAC mengoperasikan rangkaian spektrometer massa canggih yang memungkinkannya melakukan metabolomik.

Studi multi-omik dari molekul kecil dan metabolit yang terkandung di dalam sel, jaringan, dan biofluida organisme.

Baca juga: Ari Lasso setelah Menderita Covid-19 Kini Mengidap Kanker Limfoma, Daniel Mananta Diminta Berdoa

Arul Jayaraman, pendiri IMAC, menggambarkan penelitian ini sebagai "salah satu analisis metabolomik paling komprehensif dari jenisnya, terutama dalam konteks pencegahan kanker dengan makanan utuh: bayam."

Peneliti senior Dr Roderick Dashwood menjelaskan hasil mengejutkan dari analisis timnya.

“Bias saya adalah untuk fokus pada cerita klorofil karena sejarah panjang saya meneliti efek antikanker dari klorofil. Tapi ternyata pendekatan multi-omics mendorong ide lain.”

"Ketika kami melihat data metabolisme, tidak ada klorofil. Sebenarnya asam lemak dan turunan asam linoleat yang menyebabkan efek menguntungkan."

Para peneliti berencana untuk menyelidiki lebih lanjut sifat antikanker dari metabolit asam linoleat dan asam lemak rantai pendek pada model hewan.

Harapannya, penelitian ini pada akhirnya akan mengarah pada penyelidikan mekanisme metabolisme manusia.

Mengenai apakah orang harus mulai mengonsumsi bayam sebagai tindakan pencegahan terhadap perkembangan kanker usus besar, Dr. Dashwood menyarankan: “Semakin cepat, semakin baik."

"Anda tidak harus menunggu sampai polip muncul untuk mulai melakukan hal-hal pencegahan semacam ini.”

Bayam menawarkan banyak manfaat kesehatan dalam hal apa pun.

Ahli diet kardiologi Michelle Routhenstein, pemilik Entirely Nourished mengatakan,bayam mengandung beberapa nutrisi yang membantu melindungi kesehatan jantung Anda.

Bayam sumber vitamin K1, yang telah terbukti membantu mengurangi risiko kardiomegali.

Bayam juga secara alami kaya akan glutathione, membantu meningkatkan jalur antioksidan utama dalam tubuh, membantu mengatasi stres oksidatif dan mendukung fungsi kekebalan tubuh.

Bayam juga mengandung folat, salah satu vitamin yang dibutuhkan untuk menurunkan kadar homosistein dalam tubuh.

Kadar homosistein tinggi menyebabkan peningkatan plak di arteri.

Makanan kaya folat juga telah terbukti menurunkan kadar asam urat menghambat pembentukan purin. (Medical News Today)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved