Rabu, 27 Mei 2026

Kesehatan

7 Manfaat Kesehatan Konsumsi Dark Chocolate alias Cokelat Hitam

Terbuat dari biji pohon kakao, cokelat hitam atau dark chocolate salah satu sumber antioksidan terbaik untuk tubuh Anda.

Tayang:
Penulis: Intan UngalingDian | Editor: Intan UngalingDian
Healtline
Ilustrasi dark chocolate atau cokelat hitam yang dikonsumsi rutin banyak mendatangkan manfaat kesehatan seperti mengurangi risiko penyakit jantung dan menjaga kesehatan kulit karena paparan sinar matahari. 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Cokelat hitam sarat nutrisi berdampak positif bagi kesehatan.

Terbuat dari biji pohon kakao, cokelat hitam atau dark chocolate salah satu sumber antioksidan terbaik untuk tubuh Anda.

Studi menunjukkan bahwa cokelat hitam dapat meningkatkan kesehatan Anda dan menurunkan risiko penyakit jantung.

Berikut 7 manfaat kesehatan dari dark chocolate atau kakao yang didukung ilmu pengetahuan.

1. Bergizi

Jika Anda membeli cokelat hitam berkualitas dengan kandungan kakao tinggi, ini makanan  bergizi.

Pasalnya, mengandung serat larut dalam jumlah layak dan sarat mineral.

Sebatang cokelat hitam 100 gram dengan 70-85 persen kakao mengandung antara lain serat, besi, magnesium, tembaga, dan mangan.

Selain itu, memiliki banyak kalium, fosfor, seng, dan selenium.

Dark chocolate juga mengandung 600 kalori dan gula dalam jumlah sedang.

Cokelat hitam paling baik dikonsumsi dalam jumlah sedang. Profil asam lemak kakao dan cokelat hitam bagus.

Lemak sebagian besar terdiri dari asam oleat (lemak sehat jantung juga ditemukan dalam minyak zaitun), asam stearat, dan asam palmitat.

Asam stearat memiliki efek netral pada kolesterol tubuh.

Asam palmitat dapat meningkatkan kadar kolesterol, tetapi hanya sepertiga dari total kalori lemak.

Cokelat hitam juga mengandung stimulan seperti kafein dan theobromine. Tapi, tidak membuat sulit tidur karena kafein sedikit.

Ilustrasi dark chocolate atau cokelat hitam yang dikonsumsi rutin banyak mendatangkan manfaat kesehatan seperti mengurangi risiko penyakit jantung dan menjaga kesehatan kulit karena paparan sinar matahari.
Ilustrasi dark chocolate atau cokelat hitam yang dikonsumsi rutin banyak mendatangkan manfaat kesehatan seperti mengurangi risiko penyakit jantung dan menjaga kesehatan kulit karena paparan sinar matahari. (Healthline)

2. Sumber antioksidan kuat

Cokelat hitam sarat dengan senyawa organik yang aktif secara biologis dan berfungsi sebagai antioksidan, termasuk polifenol, flavanol dan katekin.

Satu studi menunjukkan bahwa kakao dan cokelat hitam memiliki antioksidan, polifenol, dan flavanol lebih banyak daripada buah lain yang diuji, termasuk blueberry dan acai berry.

3. Meningkatkan aliran darah dan menurunkan tekanan darah

Flavanol dalam cokelat hitam dapat merangsang endotelium, lapisan arteri, untuk menghasilkan oksida nitrat (NO).

Salah satu fungsi NO adalah mengirim sinyal ke arteri untuk rileks, menurunkan resistensi aliran darah sehingga mengurangi tekanan darah.

Banyak penelitian terkontrol menunjukkan bahwa kakao dan cokelat hitam dapat meningkatkan aliran darah dan menurunkan tekanan darah, efek biasanya ringan.

Namun, penelitian pada orang dengan tekanan darah tinggi tidak menunjukkan efek.

Baca juga: Makanan Ini Bisa Menyebabkan Alergi, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

4. Meningkatkan HDL dan melindungi LDL dari oksidasi

Penelitian menyebutkan, bubuk kakao secara signifikan menurunkan kolesterol LDL (jahat) teroksidasi pada pria.

Manfaatnya dapat meningkatkan HDL (kolesterol baik) dan menurunkan total LDL bagi mereka yang memiliki kolesterol tinggi.

LDL teroksidasi berarti bahwa kolesterol LDL telah bereaksi dengan radikal bebas.

Hal ini membuat partikel LDL itu sendiri reaktif dan mampu merusak jaringan lain, seperti lapisan arteri di jantung Anda.

Dark chocolate mengandung banyak antioksidan kuat yang masuk ke aliran darah dan melindungi lipoprotein terhadap kerusakan oksidatif.

Flavanol dalam cokelat hitam juga mengurangi resistensi insulin, yang menjadi faktor risiko umum lainnya untuk penyakit seperti penyakit jantung dan diabetes.

Cokelat hitam juga mengandung gula, yang dapat memiliki efek sebaliknya.

5. Mengurangi risiko penyakit jantung

Senyawa dalam cokelat hitam protektif terhadap oksidasi LDL.

Dalam jangka panjang akan menyebabkan lebih sedikit kolesterol  menempel di arteri, sehingga menurunkan risiko penyakit jantung.

Dalam penelitian terhadap 470 pria tua, kakao ditemukan mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung hingga 50 persen selama 15 tahun.

Studi lain mengungkapkan bahwa makan cokelat dua kali atau lebih per minggu menurunkan risiko memiliki plak kalsifikasi di arteri sebesar 32 persen.

Penelitian lain menunjukkan bahwa makan cokelat hitam lebih dari lima kali per minggu menurunkan risiko penyakit jantung sebesar 57 persen.

Uji klinis 2017 menemukan bahwa subjek yang mengonsumsi almond dengan atau tanpa cokelat hitam menunjukkan peningkatan kadar kolesterol LDL.

Baca juga: 10 Alternatif Makanan Sehat Pengganti Roti, dari Sayuran hingga Umbi-umbian

6. Melindungi kulit dari sinar matahari

Senyawa bioaktif dalam cokelat hitam bagus untuk kulit Anda.

Flavanol dapat melindungi dari kerusakan akibat sinar matahari, meningkatkan aliran darah ke kulit, dan meningkatkan kepadatan dan hidrasi kulit.

Dosis eritema minimal (MED) adalah jumlah minimum sinar UVB yang menyebabkan kemerahan pada kulit 24 jam setelah paparan.

Dalam satu penelitian terhadap 30 orang, MED lebih dari dua kali lipat setelah mengonsumsi cokelat hitam tinggi flavanol selama 12 minggu.

Jika Anda merencanakan liburan di pantai, pertimbangkan untuk menikmati cokelat hitam ekstra pda minggu dan bulan sebelumnya.

7. Meningkatkan fungsi otak

Cokelat hitam juga dapat meningkatkan fungsi otak Anda.

Satu penelitian terhadap relawan sehat menunjukkan bahwa makan kakao flavanol tinggi selama 5 hari meningkatkan aliran darah ke otak.

Kakao juga dapat secara signifikan meningkatkan fungsi kognitif pada orang dewasa lebih tua dengan gangguan kognitif ringan.

Mengonsumsi cokelat hitam dapat meningkatkan kefasihan verbal dan faktor risiko penyakit.

Selain itu, kakao mengandung zat stimulan seperti kafein dan theobromine, menjadi alasan utama mengapa kakao dapat meningkatkan fungsi otak dalam jangka pendek.

Tentu saja, ini tidak berarti harus habis-habisan mengonsumsi cokelat hitam setiap hari.

Cokelat hitam masih sarat kalori dan gampang makan berlebihan.

Jika ingin mengambil manfaat kakao tanpa kalori dalam cokelat, pertimbangkan cokelat panas tanpa krim atau gula.

Pilih cokelat hitam dengan kandungan kakao 70 persen atau lebih tinggi.

Cokelat hitam biasanya mengandung sedikit gula,  semakin gelap cokelatnya, semakin sedikit kandungan gula. (Healthline)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved