Breaking News:

Unjuk Rasa

Unjuk Rasa Buruh Tuntut Kenaikan Upah 10 Persen Jadi Rp 4,6 Juta

Aksi buruh berunjuk rasa mendapat pengawalan polisi termasuk Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro yang langsung turun ke jalan. 

Wartakotalive.com/Andika Panduwinata
Serikat buruh menggelar aksi unjuk rasa di Kabupaten Tangerang, Selasa (23/11/2021). Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro ikut mendampingi dan mengawasi aksi buruh yang menuntuk kenaikan upah 10 

TRIBUNTANGERANG.COM, TIGARAKSA - Serikat buruh menuntut kenaikan upah  minimum kota/kabupatan (UMK) 10 persen melalui aksi unjuk rasa, Selasa (23/11/2021).

Wakil Ketua DPC KSPSI Kabupaten Tangerang Lugito mengatakan, pekerja yang tergabung dalam serikat buruh mengusulkan kenaikan UMK Kabupaten Tangerang tahun 2022 sebesar 10 persen yakni Rp 4.653.872,92.

Rinciannya, Inflasi 1,85 persen, pertumbuhan ekonomi sebesar 7,10 persen, dan produktivitas sebesar 1,05 persen.

"Asosiasi Pengusaha Indonesia ( Apindo) mengusulkan upah minimum Kabupaten Tangerang tahun 2022 mengikuti peraturan pemerintah No 36 Tahun 2022 dan juga mempertimbangkan kenaikan upah yang ada wilayah Tangerang Raya," kata Lugito.

Saat melakukan aksi unjuk rasa menuntut kenaikan upah tersebut, para buruh mendapat pengawalan polisi termasuk Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro yang ikut turun ke jalan. 

Baca juga: Ratusan Buruh Turun ke Jalan Tuntut Kenaikan Upah, Kapolresta Tangerang Lakukan Ini

Baca juga: Buruh Kota Tangerang Ancam Mogok Kerja jika Tuntutan Kenaikan Upah 13,5 Persen Tidak Dikabulkan

"Kami melayani aksi unjuk rasa ratusan buruh yang tergabung dalam wadah serikat buruh melakukan aksi unjuk rasa dengan melakukan konvoi menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat," ujar Wahyu Sri Bintoro.

Wahyu Sri Bintoro ikut berjalan kaki mengikuti iring-iringan rombongan buruh.

Saat melakukan aksi  buruh menuntut kenaikan upah tahun 2022, mereka membawa sejumlah atribut. 

Mulai dari bendera kuning hingga keranda mayat yang digotong oleh buruh. Aksi buruh  berlangsung kondusif, namun menyebabkan kemacetan panjang.

"Kami melayani dari titik awal kumpul di sekitaran Citra Raya melintas Jalan Raya Serang hingga titik akhir kantor Disnaker Kabupaten Tangerang," ucap Wahyu.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved