Kuliner
Makan Teppanyaki Ala Kelas Hotel Bintang 4 Harga Kurang dari Rp 50.000
Kedang namLapan menyediakan makanan khas Jepang yang biasa disajikan di hotel berbintang atau restoran berkelas.
Penulis: Desy Selviany | Editor: Intan UngalingDian
TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA - Kedang namLapan menyediakan makanan khas Jepang yang biasa disajikan di hotel berbintang atau restoran berkelas.
Namun, warga Joglo cukup merogoh koceh kurang dari Rp 50.000 untuk mencicipi makanan Jepang tersebut di namLapan.
Seperti teppanyaki itu disajikan di Kedai namLapan terletak di Jalan Joglo Raya, Nomor 85, Joglo, Kembangan, Jakarta Barat.
Teppanyaki adalah salah satu cara memasak makanan Jepang di atas plat besi.
Pengunjung dapat melihat langsung saat koki membuat makanan di atas meja makan di kedai tersebut.
Kedai teppanyaki namLapan digagas langsung oleh chef bintang 4 Ambhara Hotel bernama Syapril atau biasa dipanggil Chef Ping.
Baca juga: Garuda Indonesia Proyeksikan Angkut 1.000 Ton Ikan Tuna dan Produk Pertanian ke Jepang
Baca juga: 5 Lowongan Kerja Tangerang Senin (11/10) dari Bidang Kuliner dan Fesyen, Minimal SMA/SMK'
Sudah 25 tahun Chef Ping berkecimpung di dapur hotel bintang 4.
Dia memutuskan minta dirumahkan ketika pandemi Covid-19 menghantam seluruh perhotelan di Indonesia pada Maret 2020.
Saat itu, kata Chef Ping, gajinya 50 persen di bawah UMR selama tiga bulan lamanya.
Akhirnya, dia memutuskan minta dirumahkan karena gaji tak mencukupi kebutuhan rumah tangga.
Saat dirumahkan, Chef Ping dan istrinya memilih untuk membuka usaha sendiri.
Keduanya memilih membuka kedai makanan khas Jepang dengan harga terjangkau.
"Sebenarnya saat di hotel, saya spesialis makanan barat. Tapi saya memang memegang saus-sausan jadi muncul ide teppanyaki ini," tutur Chef Ping saat ditemui namLapan, Sabtu (4/12/2021).
Baca juga: Cicipi Kuliner Nasi Jagal di Kota Tangerang yang Fenomenal, Harga Rp 11.000 per Porsi
Baca juga: Generasi Z dan Millenial di Asia Pasifik Ingin Menjadi Pengusaha Bidang Kuliner dan Fesyen
Apalagi, kata Chef Ping, mayoritas kedai makanan Jepang di Jakarta masih mengusung konsep dapur di belakang meja makan, sehingga oengunjung tidak dapat melihat proses pembuatan makanan.
Chef Ping mengatakan bahwa seluruh makanannya di bawah harga Rp 50.000.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Teppanyaki1.jpg)