Breaking News:

Pendidikan

Pemkab Tangerang Bakal Bentuk 1.587 Sekolah Ramah Anak Mulai dari Tingkat SD

Tumbuh kembang anak merupakan tanggung jawab bersama antara ayah, ibu, dan pihak lain termasuk pemerintah daerah.

istimewa
Sekda Kabupaten Tangerang Maesyal Rasyid saat membuka Rapat Evaluasi Gugus Tugas Kabupaten Tangerang Layak Anak (KLA) Tahun 2021 di Hotel Lemo Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Selasa (14/12/2021). 

TRIBUNTANGERANG.COM, KELAPA DUA -  Tumbuh kembang anak merupakan tanggung jawab bersama antara ayah, ibu, dan pihak lain termasuk pemerintah daerah.

Pendapat itu dikemukakan Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Moch Maesyal Rasyid.

Menurut dia, pemda dan masyarakat harus secara bersama-sama memfasilitasi dan mewujudkan hak anak dalam setiap kehidupannya.

Pasalnya, anak merupakan generasi penerus bangsa.

Maesyal Rasyid mengatakannya saat membuka Rapat Evaluasi Gugus Tugas Kabupaten Tangerang Layak Anak (KLA) Tahun 2021 di Hotel Lemo Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Selasa (14/12/2021).

"Untuk mewujudkan KLA ini dibutuhkan peran serta lintas sektor, dan peran serta masyarakat yang secara bersama-sama memenuhi hak anak," ujar Maesyal Rasyid.

Baca juga: Pendapat Maesyal Rasyid dan Ahmed Zaki Iskandar Soal Isu Pemekaran Tangerang Tengah

Baca juga: Andika Hazrumy Beri Beasiswa Pendidikan Tinggi kepada Warga Banten

Dia menambahkan, Pemkab Tangerang sudah memiliki ruang bermain anak di setiap kecamatan, pojok baca hingga memaksimalkan program unggulan Sayang Barudak dan Sekolah Menyenangkan.

"Setelah rapat evaluasi ini, saya harap para gugus tugas KLA tingkat OPD, kecamatan, kelurahan dan desa terus melakukan upaya-upaya peningkatan terhadap pemenuhan hak anak hingga mendapatkan perlindungan," tuturnya.

Sementera itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tangerang, Asep Jatnika mengatakan, pemerintah daerah akan menetapkan sebanyak 1587 sekolah ramah anak.

Sekolah ramah anak itu mulai dari tingkat SD, SMP serta MI sampai tingkat MA, baik negeri maupun swasta.

Pemkab Tangerang juga telah menetapkan 100 pesantren ramah anak pada tahun 2021. 

Baca juga: Sejak Nikah dan Kurangi Aktivitas Entertain, Shireen Sungkar Sadar Pentingnya Pendidikan Berbisnis

Baca juga: Sekda Kabupaten Tangerang Maesyal Rasyid Minta Utamakan Protokol Kesehatan saat PTM SD

"Pemkab Tangerang pun sudah memiliki perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat (PATBM) di desa/kelurahan sebanyak 248 se-Kabupaten Tangerang," kata Asep.

Atas usaha dan upaya yang telah dilakukan tersebut, Pemkab Tangerang mendapatkan predikat Madya penilaian dari Kementerian Pemberdayaan perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.

Penghargaan itu diberikan secara virtual, Kamis (29/7/2021). 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved