Breaking News:

Sidang Jerinx

Drumer SID Jerinx Mengaku Sehat Saat Menjalani Sidang di PN Jakpus Secara Virtual, Rabu (29/12/202)

Drumer SID Jerinx kembali menjalani sidang lanjutan kasus dugaan pencemaran  terhadap pegiat media sosial di PN Jakpus, Rabu (29/12/2021).

Penulis: Ikhwana Mutuah Mico | Editor: Sigit Nugroho
Kompas.com
Ilustrasi - Jerinx ditahan di Polda Metro Jaya karena kesandung dugaan pengancaman terhadap Adam Deni lewat media sosial 

TRIBUNTANGERANG.COM, KEMAYORAN - Drumer Superman Is Dead (SID) I Gede Ari Astina alias Jerinx kembali menjalani sidang lanjutan kasus dugaan pencemaran  terhadap pegiat media sosial Adam Deni di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) pada Rabu (29/12/202).

Persidangan Jerinx direncanakan akan digelar sekitar pukul 10.00 WIB dengan agenda tanggapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas eksepsi terdakwa (Jerinx).

Namun persidangan harus terlambat terlaksana, karena kegagalan teknis dan baru dimulai pada pukul 10.55 WIB.

Baca juga: Kondisi Jerinx Sehat, Pengacara akan Bongkar Profil Adam Deni kepada Publik

Baca juga: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Jerinx SID Memohon Agar Dirinya Bisa Jadi Tahanan Kota

Baca juga: Jerinx Mohon Agar Dirinya Jadi Tahanan Kota karena Alasan Ibunya yang Sakit

Persidangan hari ini terkait dengan acara tanggapan dari penuntut umum dari esepsi Jerinx dalam persidangan  sebelumnya.

Persidangan lanjutan hari ini, Jerinx tetap mengikutinya dengan cara virtual dan dihadiri secara langsung oleh sang kuasa hukum.

Saat ditanya kondisi kesehatan jerinx menjawab dirinya dalam keadaan sehat.

BERITA VIDEO: Denny Sumargo Temukan Bukti Mantan Asisten Jadi Informan Ditya Andrista

"Sehat yang mulia," ujar Jerinx secara virtual di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kemayoran, Jakpus, Rabu (29/12/2021).

Pekan lalu, Jerinx telah membacakan nota keberatan atau eksepsi atas dakwaan Jaksa di persidangan.

Sebelumnya, Jerinx terancam 6 tahun penjara atas kasus dugaan pengancaman yang dilaporkan Adam Deni.

Kini, dia resmi ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya.

Penanahan sang musisi telah diatur dalam pasal 27 ayat 1 KUHP guna kepentingan tim penyidik menangani perkara tersebut.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved