Breaking News:

Otonomi Daerah

Terkait Pembentukan Otonom Baru, Pemkab Tangerang Bakal Lakukan Kajian Komprehensif Mulai tahun 2023

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menerima audiensi Presidium Badan Persiapan Pembentukan Kota Tangerang Tengah (BPP-KTT).

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Sigit Nugroho
TribunTangerang.com
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menerima audiensi Presidium Badan Persiapan Pembentukan Kota Tangerang Tengah (BPP-KTT). 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan pihaknya senantiasa terbuka untuk dialog dan berdiskusi mengenai pembentukan daerah otonom baru. 

Hal itu dikatakan Ahmed Zaki Iskandar saat menerima audiensi Presidium Badan Persiapan Pembentukan Kota Tangerang Tengah (BPP-KTT).

Ahmed Zaki Iskandar juga menyarankan kepada kelompok masyarakat yang mengatas namakan Badan Pembentukan Kota Tangerang Tengah untuk membuat kajian yang menyeluruh dan komprehensif terkait pembentukan daerah otonom baru. 

"Mereka (presidium) sepakat bahwa ini akan dilakukan kajian yang mendalam terlebih dahulu. Dari Pemkab Tangerang mungkin akan dilakukan survei terlebih dahulu kepada masyarakat, setelah itu akan ada kajian komprehensifnya, mungkin dimulai tahun 2023," kata Ahmed Zaki Iskandar, Rabu (39/12/2021).

Baca juga: Ahmed Zaki Iskandar Berharap Ekonomi Kabupaten Tangerang Bangkit Tahun 2022

Baca juga: Ahmed Zaki Iskandar Imbau Camat, Lurah, dan Kepala Desa Optimalkan Satgas Covid-19 di Masa Pandemi

Baca juga: Mengaku Dirinya Siap Maju di Pilkada DKI, Ini Alasan Ahmed Zaki Iskandar

Menurut Ahmed Zaki Iskandar, untuk survei pembentukan daerah otonom baru, sesuai arahan dari perwakilan DPRD, pihaknya bisa anggarkan di tahun 2022 pada perubahan.

Pada prinsipnya tidak ada keputusan apa-apa, di sini belum ada keputusan apapun.

"Kami akan melihat proses dan tahapan dari survei dan tahapan-tahapan yang dilalui secara menyeluruh," ujar Ahmed Zaki Iskandar.

Ahmed Zaki Iskandar melanjutkan bahwa saat ini belum ada kajian dan survei survei terkait pembentukan daerah otonomi Tangerang baru.

BERITA VIDEO: SEREM! Thailand Baru Kebobolan Satu Kali di Piala AFF 2020

"Karena masalah otonomi baru ini menyangkut masalah layanan dan kesejahteraan masyarakat jadi harus berhati-hati sekali walaupun Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang adalah Pemerintah Daerah yang menelurkan dua daerah otonom baru. Jadi bukan sesuatu yang baru juga bagi pemerintah Kabupaten Tangerang untuk dimekarkan," terang Ahmed Zaki Iskandar.

Sementara itu, Nurdin HM Satibi, Ketua Presidium Badan Persiapan Pembentukan Kota Baru Tangerang Tengah (BPP-KTT) mengungkapkan bahwa apa yang disampaikan kepada Bupati Tangerang adalah tentang adanya deklarasi pembentukan daerah otonom baru yang merupakan aspirasi masyarakat. Dia juga menyambut baik dialog yang dilakukan bersama Bupati.

"Beliau juga mengharapkan ada satu kerja sama dan tidak buru-buru harus dengan kajian-kajian ilmiah. Yang perlu diketengahkan adalah menjaring informasi masyarakat secara luas dan menyeluruh. Terima kasih kepada Bapak Bupati yang telah menerima kami dengan baik," papar Ahmed Zaki Iskandar.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved