Berita Jakarta

Pemprov DKI Kerahkan 170 Personel dan Peralatan untuk Hadapi Cuaca Ekstrem di Januari-Februari 2022

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan antsipasi puncak musim penghujan tinggi yang berpotensi rob pada Januari hingga Februari 2022.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Sigit Nugroho
Warta Kota
Pemprov DKI Jakarta mengerahkan 170 petugas penanggulangan bencana untuk mengantisipasi puncak curah hujan tinggi dan potensi rob yang diperkirakan terjadi pada Januari-Februari 2022 mendatang. Mereka akan dikerahkan di lima kota administrasi, yaitu Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan dan Jakarta Utara. 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan antsipasi puncak musim penghujan tinggi yang berpotensi rob pada Januari hingga Februari 2022.

Untuk antisipasi, Pemprov DKI Jakarta mengerahkan 170 petugas penanggulangan bencana.

Mereka akan dikerahkan di lima kota administrasi, yaitu Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan dan Jakarta Utara.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, dibutuhkan kesiapsiagaan sumber daya dan sarana yang ada di tingkat wilayah. Berdasarkan prakiraan cuaca yang telah disepakati Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Pushidros TNI AL dan unsur akademisi ITB, bahwa wilayah DKI Jakarta akan mengalami puncak curah hujan tinggi dan berpotensi terjadi ROB pada bulan Januari-Februari 2022.

Baca juga: Hujan Lebat Membuat Debit Saluran Utama Meninggi, Jadi Penyebab Banjirnya Terminal 3 Bandara Soetta

Baca juga: Siapkan Payung! Prakiraan Cuaca Tangerang Raya Selasa 21 Desember Hujan Ringan hingga Sedang

Baca juga: Diguyur Hujan Kantor Pemadam Kebakaran Ciledug Tangerang Kebanjiran hingga 60 Cm

“Dengan pelaksanaan penempatan petugas penanggulangan bencana dan pendistribusian sarana pendukung menghadapi musim hujan, diharapkan dapat menambah kekuatan Pemprov DKI Jakarta dalam penanganan bencana khususnya genangan/banjir,” kata Ariza berdasarkan keterangannya dari PPID DKI Jakarta pada Kamis (30/12/2021).

Hal itu dikatakan Ariza saat memimpin apel kesiapsiagaan bencana di kantor BPBD DKI Jakarta, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat pada Rabu (29/12/2021) petang.

Selain mengerahkan pasukan, pemerintah daerah juga menyiapkan peralatan untuk menunjang kinerja para petugas.

“Sumber daya manusia dan peralatan yang telah didistribusikan agar dapat diberdayakan secara maksimal, sehingga penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat dan akurat,” ujar mantan anggota DPR RI Fraksi Gerindra ini.

BERITA VIDEO: Bemandry Rilis Lagu dan Buku Prosa Berjudul 'Tanpa Dirimu Aku Bahagia' | Podcast Kinari

Menurut Ariza, diperlukan sinergitas multi pihak dan kolaborasi pentahelix antara pemerintah, TNI-POLRI, masyarakat, dunia usaha, akademisi dan media, agar penanganan bencana dapat dilakukan dengan optimal.

Kata dia, prioritas Pemprov DKI Jakarta dalam penanggulangan bencana ada dua hal, yaitu memastikan tidak ada korban jiwa; mitigasi bencana melalui siaga, tanggap dan galang.

Kedua, recovery yaitu percepat memulihkan kondisi kembali normal sehingga semua yang terdampak dapat menjalani kehidupan yang biasa dengan baik.

Dalam kesempatan itu mengapresiasi semua pihak atas pengabdian sebagai pejuang kemanusiaan selama ini.

“Teruslah berbuat kebaikan dan bantuan kepada masyarakat, terutama pada masa pandemi Covid-19 dan kegiatan lainnya dalam upaya mitigasi risiko bencana yang bisa datang kapan saja,” imbuhnya.

Dia menambahkan, para petugas dan sarana yang didistribusikan ini nantinya akan disebar pada masing-masing kecamatan dan kelurahan pada setiap wilayah kota.

Hal ini untuk penguatan sumber daya penanggulangan bencana sebagai upaya kesiapsiagaan Pemprov DKI Jakarta dalam menghadapi musim hujan.

Pelaksanaan kegiatan Apel ini bentuk ikhtiar dari berbagai unsur/elemen masyarakat dalam rangka menghadapi musim hujan, dengan dua indikator penanganan banjir di Jakarta yakni banjir/genangan surut dalam kurun waktu enam jam setelah hujan selesai.

Kemudian tidak adanya korban jiwa/zero loss, seperti yang telah disampaikan oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan pada pelaksanaan Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Hujan tanggal 13 Oktober 2021 lalu.

Perlu diketahui, dalam kegiatan Apel tersebut, Ariza secara simbolis menyerahkan sarana pendukung untuk menghadapi musim hujan di lima wilayah kota dan kabupaten administrasi. Rinciannya, 230 unit perahu PE; 460 buah ring buoy; 1.000 buah senter jinjing; 70 unit tenda pengungsi; 720 buah velved; 700 bilik isolasi.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved