Tangerang Raya
Rumah di Pamulang Menjadi Sasaran Aksi Vandalisme Bertuliskan Penipu
Satu unit rumah di Blok CD 5 Nomor 3, RT 10/17, Perumahan Villa Pamulang, Pondok Benda, Kota Tangerang Selatan, jadi sasaran aksi vandalisme.
Penulis: Rizki Amana | Editor: Intan UngalingDian
TRIBUNTANGERANG.COM, PAMULANG - Satu unit rumah di Blok CD 5 Nomor 3, RT 10/17, Perumahan Villa Pamulang, Pondok Benda, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), jadi sasaran aksi vandalisme.
Aksi vandalisme itu bertuliskan kata-kata umpatan yang dituliskan di pagar utama rumah berukuran sepanjang 10 meter.
Kata-kata yang ditulis antara lain 'penipu alkes', 'balikin duit gue', dan 'lonte'.
Begitu juga dinding dan pintu utama rumah dipenuhi coretan kata-kata.
Dua bangkai ayam juga tampak tergeletak di depan pintu utama rumah.
Namun, rumah berlantai dua tersebut tidak menunjukkan ada tanda-tanda berpenghuni.
Tribuntangerang.com mencoba mencari informasi aksi vandalisme terhadap rumah tersebut.
Baca juga: Usai Menyerahkan Diri, Rumah Diduga Pelaku Penipuan Investasi Sembako Murah di Periuk, Kosong
Baca juga: Polsek Jatiuwung Tangani Kasus Penipuan Investasi Sembako Murah, Seorang Pelaku Ditahan
Ketua RT setempat, Muin Mahzuma mengatakan, aksi vandalisme itu terjadi pada beberapa pekan terakhir Desember 2021.
"Bulan Desember (2021) akhir kemarin memang awalnya pagar mulus, tapi sekarang sudah dicoret-coret," kata Muin Mahzuma saat dikonfirmasi, Kota Tangsel, Senin (3/1/2022).
Muin Mahzuma menceritakan, aksi vandalisme diawali ketika segerombolan orang menggeruduk rumah tersebut.
Sebelumnya, dia tidak mengetahui masalah orang-orang mendatangi rumah tersebut.
Pemilik rumah mendiami rumah tersebut baru Desember 2021.
"Sekitar bulan Maret, April beli rumah salah satu warga di situ dan pemilik baru merenovasi selama 8 sampai 9 bulan selesai sekitar bulan 11 kemarin lah," ucap Muin.
"Bulan April mulai proses renovasi rumahnya, saat itu kan lagi pandemi ya, di situ yang jaga kakaknya lalu banyak tukang."
"Jadi saya minta tukang mohon lapor ke RT, kakaknya sih lapor yang punya itu adiknya namanya Amelita," ucapnya.
Baca juga: Cerita Parsih Warga Periuk, Korban Penipuan Berkedok Investasi Sembako Murah, Rp1,5 Miliar Raib
Baca juga: Ketua RT Akui 80 Persen Korban Penipuan Miliaran Rupiah Investasi Berkedok Sembako adalah Warganya
Saat rumah tersebut diserbu sekelompok orang, lantas Muin mencari informasi.
Menurut Muin, mereka minta pertanggungjawaban dari sang pemilik rumah yang bernama Amelita.
Namun, mereka kesal karena tak bisa bertemu dengan orang yang dicari.
Lantas, gerombolan orang itu melakukan aksi vandalisme di rumah tersebut.
"Dicoret-coret, namanya orang banyak yang datang ke rumah dia.
Dia menambahkan, saat berbincang dengan kakak pemilik rumah, Amelita bekerja di bidang usaha alat kesehatan (alkes).
Orang-orang itu juga mengatakan alasannya mencoret-coret pagar rumah orang lain.
Mereka kesal karena menjadi korban penipuan dari sang pemilik rumah sehingga meluapkan kekesalannya dalam aksi vandalisme.
Baca juga: Korban Penipuan Olivia Nathania Investasi Pulsa Mobile Legend Hingga Rp 215 Juta
Baca juga: Kenali Modus Penipuan Transaksi Virtual Account dan Cara Menghindarinya
Setelah itu, puluhan orang lainnya juga terus mendatangi rumah tersebut dan mencari pemilik rumah.
Muin mengatakan, banuak orban penipuan dari pemilik rumah tersebut.
"Di daerah Pamulang ada, di luar Pamulang juga ada. Bahkan temen sekolah dan kuliahnya juga sampai kena, ini menurut korban yang cerita ke saya."
Korban menelan kerugian mulai dari puluhan juga rupiah hingga ratusan juta rupiah.
"Ada yang ratusan juta ada pula yang sampai Rp 1 miliar lebih ya itu katanya korban loh ya. Saya juga kurang tahu tapi itu versi dari beberapa korban," kata Muin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/rumah-di-Tangsel-jadi-sasaran-vandalisme.jpg)