Sabtu, 30 Mei 2026

Niat Bakar Sate Berujung Petaka, Pria di Ciputat Timur Dilarikan ke RS Usai Tersambar Api

korban tengah bersiap mengolah daging kurban menggunakan alat panggangan berbahan arang di lantai dua kontrakan milik Hj. Uripah, Rabu (27/8/2026)

Tayang: | Diperbarui:
Tribuntangerang.com/Dokumentasi Polsek Ciputat Timur
TERSAMBAR API - Pria di Ciputat Timur mengalami luka bakar serius setelah api menyambar tubuhnya saat menuangkan Pertalite ke panggangan sate yang sulit menyala (Dokumentasi Polsek Ciputat Timur)   

Laporan Wartawan
TribunTangerang.com, Ikhwana Mutuah Mico

TRIBUNTANGERANG.COM, CIPUTAT - Seorang pria berinisial DF mengalami luka bakar serius setelah tubuhnya tersambar api saat menyalakan alat panggangan sate di sebuah kontrakan di Jalan Gelatik Atas RT 08/09, Rengas, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Banten.

Peristiwa itu terjadi ketika korban tengah bersiap mengolah daging kurban menggunakan alat panggangan berbahan arang di lantai dua kontrakan milik Hj. Uripah, Rabu (27/8/2026) pukul 19.30 WIB.

Kapolsek Ciputat Timur, Bambang Askar Sodiq menjelaskan korban berusaha menyalakan bara api seperti biasa. Namun api dinilai sulit menyala sehingga korban mencari cara agar bara cepat membesar.

“Korban membeli bensin jenis Pertalite sekitar satu liter yang dimasukkan ke dalam kantong plastik untuk membantu menyalakan api panggangan,” ujar Bambang dalam keterangan yang diterima TribunTangerang.com, Jumat (29/8/2026)

Setelah kembali ke kontrakan, lanjut Bambang, korban kemudian menuangkan bensin ke alat panggangan sambil mengipasi bara api yang masih kecil. 

Situasi berubah dalam hitungan detik ketika api tiba-tiba menyambar cairan bensin.

“Api langsung menyambar ke tubuh korban saat bensin dituangkan ke bara api,” kata Bambang.

Kobaran api yang membesar membuat korban panik dan berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Suasana kontrakan mendadak heboh setelah teriakan korban terdengar oleh penghuni lainnya.

Warga yang berada di sekitar lokasi bergegas memberikan bantuan untuk memadamkan api yang membakar tubuh korban. Beberapa warga juga berusaha menenangkan korban yang mengalami kepanikan akibat luka bakar yang dideritanya.

“Warga langsung membantu memadamkan api sebelum korban dibawa ke rumah sakit,” ungkapnya.

Korban kemudian dilarikan ke RS Helsa untuk mendapatkan penanganan medis awal. Namun karena luka bakar yang dialami cukup serius, korban akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Pusat Pertahanan Negara (RSPPN) Panglima Besar Soedirman.

Bambang mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan bahan bakar mudah terbakar di dekat sumber api.

“Kami mengimbau warga agar tidak menggunakan bensin atau bahan bakar lainnya untuk memancing api karena sangat berbahaya dan dapat memicu kebakaran maupun ledakan,” pungkasnya. (m30)

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved