Breaking News:

Tangerang Raya

Jalur Sistem Looping Galeong Kota Tangerang Resmi Dioperasikan untuk Urai Kemacetan

Dishub Kota Tangerang meresmikan pengoperasian rekayasa lalu lintas sistem looping di Jalan Galeong, Margasari

Tribun Tangerang/Andika Panduwinata
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang meresmikan pengoperasian rekayasa lalu lintas sistem looping di Jalan Galeong, Margasari, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Sabtu (8/1/2022). Penggunaan sistem looping ini mengatur lalu lintas di Jalan Galeong menjadi satu arah. 

TRIBUNTANGERANG.COM, KARAWACI - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang meresmikan pengoperasian rekayasa lalu lintas sistem looping di Jalan Galeong, Margasari, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Sabtu (8/1/2022). 

Penggunaan sistem looping tersebut mengatur lalu lintas di Jalan Galeong menjadi satu arah.

Sistem looping diberlakukan mulai dari pertigaan Jalan Sasmita, Jalan Subandi hingga Jalan Galeong dan Jalan Santika. 

Kepala Dishub Kota Tangerang Wahyudi Iskandar mengatakan, sistem looping ini membuat pergerakan lalu lintas dan kendaraan seperti jarum jam.

Harapannya, sistem looping itu membuat arus lalu lintas dan kendaraan berjalan lancar.

Baca juga: Besok, Looping Galeong Dioperasikan Atasi Kemacetan di Kota Tangerang

Baca juga: 10 Pos Pengamanan Lalu Lintas Antisipasi Kemacetan Natal dan Tahun Baru 2022

"Kendaraan di simpang tiga Jalan Sasmita dan Jalan Subandi hingga kendaraan dari Jalan Galeong sudah tidak menumpuk di satu pertemuan."

"Tapi memutar satu arah lewat looping Galeong ini," kata Wahyudi seusai memantau rekayasa lalu lintas di Jalan Galeong.

Dia mengatakan, pada Senin (10/1/2022) mendatang,  Dishub Kota Tangerang juga akan memantau sebagai final konsep rekayasa lalu lintas di jalur Daan Mogot.

Konsep rekayasan itu diterapkan terhadap arus lalu lintas mengarah ke Jakarta dan sebaliknya dibangun dua jembatan Mookervaart I dan II.

"Ada 2 jembatan baru yang dibangun, memotong Kali Mookervaart dan menghubungkan Jalan Daan Mogot dan Jalan Lio Baru."

"Langkah awal tahun ini dipercepat untuk mengatasi kemacetan di Kota Tangerang," kata Wahyudi.

Seluruh pengguna jalan, kata dia, diimbau untuk selalu patuhi rambu-rambu lalu lintas.

"Karena dengan diterapkannya Looping Galeong ini, masyarakat masih butuh beradaptasi atau membiasakan diri dengan pergerakan jalur baru. Semua demi kenyaman bersama," ucapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved