Virus Corona
Cegah Covid-19 Varian Omicron di Tangerang Raya, Warga Harus Terapkan Protokol Kesehatan Ketat
Penanganan pandemi Covid-19 itu dilakukan untuk mencegah terjadi gelombang ketiga penyebaran virus corona atau Covid-19 Omicron.
Penulis: AndikaPanduwinata | Editor: Intan UngalingDian
TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Provinsi Banten terus melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 meskipun telah meraih penghargaan sebagai provinsi terbaik penanganan pandemi Covid-19.
Penanganan pandemi Covid-19 itu dilakukan untuk mencegah terjadi gelombang ketiga penyebaran virus corona atau Covid-19 Omicron.
Pemprov Banten mengimbau, masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) 5M yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir.
Serta menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilitas.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti mengatakan, penyebaran Covid-19 varian Omicron luar biasa cepat.
Meskipun varian Omicron belum terbukti keganasannya karena orang yang terinfeksi Omicron mengalami gejala ringan.
Baca juga: Benyamin Davnie Tak Larang Isolasi Mandiri Warga Terinfeksi Covid-19 Varian Omicron
Baca juga: UPDATE Omicron Rabu 12 Januari 2022: 506 Terinfeksi, 415 di Antaranya Pelaku Perjalanan Luar Negeri
"Namun karena sebarannya sangat cepat dibandingkan varian lainnya, tentunya kita perlu waspada dan antisipasi lagi," ucap Ati Pramudji Hastuti.
"Karena dikhawatirkan jika ini terjadi dan dibiarkan maka akan timbul lonjakan kasus gelombang ketiga yang tidak kita harapkan sejak adanya lonjakan kasus gelombang kedua kemarin," katanya lagi.
Dia menambahkan, Pemprov Banten tidak ingin dampak varian Omicron ini melebar ke berbagai wilayah seperti pandemi Covid-19 gelombang kedua.
Gelombang kedua itu memukul sektor kesehatan, pendidikan dan ekonomi.
"Makanya Pemprov mengajak masyarakat untuk memperketat prokes yang ada melalui 5M di mana pun, kapanpun dan kepada siapa pun agar kita terus melakukan kewaspadaan terhadap virus varian baru ini," ucapnya.
Ati Pramudji menjelaskan, perkembangan Covid-19 di Provinsi Banten dalam beberapa bulan lalu sudah landai.
Namun pada awal Januari ini terjadi peningkatan kasus, terutama di wilayah Tangerang Raya meliputi Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Tangerang Selatan.
Baca juga: Satu Orang dari Amerika Serikat di Kota Tangerang Selatan Terpapar Covid-19 Varian Omicron
Baca juga: Epidemiolog UI: Varian Omicron Mempengaruhi Psikologis Masyarakat
Selain itu, sudah ditemukan empat kasus terkonfirmasi terinfeksi varian Omicron, dua kasus di The Green, BSD dua orang lagi di Ciputat dan Pondok Cabe.
Menurutnya, Dinas Kesehatan Provinsi Banten terus melakukan peningkatan kegiatan testing, tracking dan treatment, serta vaksinasi Covid-19.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Ati-Pramudji-Hastuti1131.jpg)