Sabtu, 25 April 2026

Virus Corona

Cegah Covid-19 Varian Omicron di Tangerang Raya, Warga Harus Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Penanganan pandemi Covid-19 itu dilakukan untuk mencegah terjadi gelombang ketiga penyebaran virus corona atau Covid-19 Omicron. 

Penulis: AndikaPanduwinata | Editor: Intan UngalingDian
istimewa
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti mengatakan, penyebaran Covid-19 varian Omicron luar biasa cepat. Dia mengimbau masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan ketat untuk mencegah penyebaran Covid-19 varian Omicron. 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Provinsi Banten terus melakukan pencegahan penyebaran  Covid-19 meskipun telah meraih penghargaan sebagai provinsi terbaik penanganan pandemi Covid-19.

Penanganan pandemi Covid-19 itu dilakukan untuk mencegah terjadi gelombang ketiga penyebaran virus corona atau Covid-19 Omicron. 

Pemprov Banten mengimbau, masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes)  5M yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir.

Serta menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilitas. 

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti mengatakan,  penyebaran Covid-19 varian Omicron luar biasa cepat.

Meskipun varian Omicron belum terbukti keganasannya karena orang yang terinfeksi Omicron mengalami gejala ringan. 

Baca juga: Benyamin Davnie Tak Larang Isolasi Mandiri Warga Terinfeksi Covid-19 Varian Omicron

Baca juga: UPDATE Omicron Rabu 12 Januari 2022: 506 Terinfeksi, 415 di Antaranya Pelaku Perjalanan Luar Negeri

"Namun karena sebarannya sangat cepat dibandingkan varian lainnya, tentunya kita perlu waspada dan antisipasi lagi," ucap Ati Pramudji Hastuti.

"Karena dikhawatirkan jika ini terjadi dan dibiarkan maka akan timbul lonjakan kasus gelombang ketiga yang tidak kita harapkan sejak adanya lonjakan kasus gelombang kedua kemarin," katanya lagi.

Dia menambahkan, Pemprov Banten tidak ingin dampak varian Omicron ini melebar ke berbagai wilayah seperti pandemi Covid-19 gelombang kedua.

Gelombang kedua itu memukul sektor kesehatan, pendidikan dan ekonomi. 

"Makanya Pemprov mengajak masyarakat untuk memperketat prokes yang ada melalui 5M di mana pun, kapanpun dan kepada siapa pun agar kita terus melakukan kewaspadaan terhadap virus varian baru  ini," ucapnya.

Ati Pramudji menjelaskan, perkembangan Covid-19 di Provinsi Banten dalam beberapa bulan lalu sudah landai.

Namun pada awal Januari ini terjadi peningkatan kasus, terutama di wilayah Tangerang Raya meliputi Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Tangerang Selatan.

Baca juga: Satu Orang dari Amerika Serikat di Kota Tangerang Selatan Terpapar Covid-19 Varian Omicron

Baca juga: Epidemiolog UI: Varian Omicron Mempengaruhi Psikologis Masyarakat

Selain itu, sudah ditemukan empat kasus  terkonfirmasi terinfeksi varian Omicron, dua kasus di The Green, BSD dua orang lagi di Ciputat dan Pondok Cabe. 

Menurutnya, Dinas Kesehatan Provinsi Banten terus melakukan peningkatan kegiatan testing, tracking dan treatment, serta vaksinasi Covid-19.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved