Virus Corona

UPDATE Omicron Rabu, Dinkes DKI: 856 Terpapar, 663 dari Perjalanan Luar Negeri, 193 Transmisi Lokal

Data terkini Dinkes DKI menyebutkan, jumlah kasus aktif di Jakarta per 18 Januari 2022 naik 453 kasus, sehingga jumlah kasus aktif 4.297 orang.

Istimewa
Jumlah kasus aktif di Jakarta per 18 Januari 2022 naik sejumlah 453 kasus, sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 4.297 (orang yang masih dirawat/isolasi). Foto ilustrasi: Pasien Covid-19 varian Omicron dijemput dari apartemen Green Bay Condo, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (28/12/2021). 

TRIBUNTANGERANG.COM, GAMBIR -- Berdasarkan data terkini Dinkes DKI Jakarta, jumlah kasus aktif di Jakarta per 18 Januari 2022 naik sejumlah 453 kasus, sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 4.297 (orang yang masih dirawat/isolasi).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Dwi Oktavia menjelaskan hal itu di Jakarta, Rabu (19/1/2022).

"Perlu digarisbawahi bahwa 2.176 orang dari jumlah kasus aktif adalah pelaku perjalanan luar negeri. Sedangkan, kasus positif baru berdasarkan hasil tes PCR hari ini bertambah 670 orang sehingga total 872.092 kasus, yang mana 222 di antaranya adalah pelaku perjalanan luar negeri," ucap Dwi pada keterangan tertulisnya yang dikutip, Rabu (19/1/2022).

Video: Omicron Naik, Presiden Jokowi Minta Masyarakat Bekerja dari Rumah

Anak buah Anies Baswedan ini juga turut mengimbau agar masyarakat juga mewaspadai penularan virus Varian Omicron yang kini juga meningkat di Jakarta.

Dari 856 orang yang terinfeksi, sebanyak 663 orang adalah pelaku perjalanan luar negeri, sedangkan 193 lainnya adalah transmisi lokal.

Meski begitu, Pemprov DKI Jakarta masih terus berupaya mengendalikan pandemi Covid-19, yang dalam beberapa waktu terakhir terjadi peningkatan jumlah kasus cukup signifikan.

Baca juga: Puncak Kasus Omicron Diprediksi Segera Terjadi, Vaksinasi Booster akan Dipercepat di Wilayah Ini

Baca juga: Anies Baswedan didesak Hapus Kebijakan Ganjil Genap Kendaraan Menyusul Merebaknya Omicron

Sementara itu, upaya 3T terus digalakan, selain vaksinasi Covid-19 yang juga masih berlangsung dengan cakupan yang lebih luas.

Data Dinkes DKI Jakarta mencatat, telah dilakukan tes PCR sebanyak 14.322 spesimen.

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 13.605 orang dites PCR per 18 Januari 2022 untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 670 positif dan 12.935 negatif.

Selain itu, dilakukan pula tes Antigen sebanyak 48.588 orang dites, dengan hasil 337 positif dan 48.251 negatif.

Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

Baca juga: DKI Jakarta Bersiap akan Menjadi Medan Pertama Lonjakan Kasus Covid-19 Varian Omicron

Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen).

Artinya, target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 108.068 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 755.752 per sejuta penduduk," tambahnya.

Adapun dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 854.204 dengan tingkat kesembuhan 97,9 persen, dan total 13.591 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,4 persen.

Baca juga: Dinar Candy Merasa Tak Seksi Lagi, Konsultasi ke Dokter Ingin Bokongnya Lebih Kencang

Lalu, untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 3,6 %, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 10,8 persen.

WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen. (m27)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved