Imlek

Dihimpit Gedung-gedung Tinggi, Begini Persiapan Kelenteng Tua di Setiabudi Sambut Imlek

Berada di tengah gedung-gedung tinggi di Karet Semanggi, Setiabudi, Jak-Sel, Kelenteng Hok Tek Tjeng Sin tidak ada persiapan khusus sambut Imlek

Penulis: Desy Selviany | Editor: Lilis Setyaningsih
Tribun Tangerang/Desy Selviany
Tidak ada persiapan khusus menyambut Imlek di Kelenteng Hok Tek Tjeng Sin di Karet Semanggi, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (27/1/2022) 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA - Berada di tengah gedung-gedung tinggi di Karet Semanggi, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kelenteng Hok Tek Tjeng Sin tidak memiliki persiapan khusus untuk menyambut imlek.

Pengurus kelenteng Khuchel (65) mengatakan bahwa kelenteng yang dihimpit gedung-gedung tinggi itu sudah tidak memiliki jemaat terlalu banyak.

Setelah tahun 1980an, pemukiman di sekitar kelenteng sudah berkurang tergantikan gedung-gedung perkantoran.

Maka kini yang tersisa beribadah di kelenteng tersebut ialah warga-warga tionghoa yang masih mempertahankan tepat tinggalnya di wilayah Karet Semanggi.

Baca juga: Warga Dipersilakan Gelar Perayaan Tahun Baru Imlek 2573 di Kota Tangerang, Ini Syaratnya

Sehingga, tidak pernah terjadi kerumunan di kelenteng yang kini ditetapkan sebagai cagar budaya DKI Jakarta itu.

Biasanya, orang beribadah hanya datang kemudian pergi sehingga kapasitas kelenteng selalu lengang.

"Tidak ada persiapan khusus dan tidak siapkan apapun juga. Jadi orang datang, sembayang, selesai, pergi," ujar Khuchel ditemui di kelenteng Kamis (27/1/2022).

Biasanya kata Khuchel, bangunan kelenteng hanya bisa diisi 20 hingga 30 jemaat.

Baca juga: Jelang Perayaan Imlek 2573, Empat Pernak-Pernik ini diburu Warga Tionghoa

Para jemaat juga sudah paham menjaga protokol kesehatan.

Dimana apabila kelenteng sudah diisi 15 orang maka jemaat lain menunggu di halaman kelenteng.

Nantinya, pihak kelenteng juga akan menyediakan penjaga untuk mengatur arus jemaat saat ibadah agar tidak terjadi penumpukan.

"Nanti kami juga ada petugas yang atur pengunjung kelenteng untuk bergantian ibadah," jelasnya.

Baca juga: Makna Kegiatan Cuci Rupang Menjelang Perayaan Imlek 2022 di Vihara Kwan In Tang

Kelenteng yang terletak di Jalan profesor Doktor Satrio itu juga sudah melakukan cuci patung dewa sejak Selasa (25/1/2022) lalu.

Pantauan tribuntangerang.com, terlihat sejumlah pegawai membersihkan kelenteng dan juga menghias kelenteng dengan lampu-lampu lampion.

Kemudian, sejumlah pegawai lain terlihat mengecat kayu-kayu dengan warna merah dan kuning. (Des)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved