Imlek

Jelang Perayaan Imlek 2573, Empat Pernak-Pernik ini diburu Warga Tionghoa

Berbagai dekorasi untuk menyemarakkan perayaan Imlek 2573 mulai diburu  masyarakat Tionghoa di Pasar Proyek, Kota Bekasi.

Tribun Tangerang/Yolanda Putri Dewanti
Toko Ratna yang berada di Jalan Mayor Oking, Pasar Proyek Bekasi mulai diburu warga untuk membeli pernak-pernik Imlek 2573, Rabu (26/1/2022). 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG -- Berbagai dekorasi untuk menyemarakkan perayaan Imlek 2573 mulai diburu  masyarakat Tionghoa di Pasar Proyek, Kota Bekasi.

Masyarakat Tionghoa biasanya mendekorasi rumah mereka dengan berbagai pernak-pernik khas Imlek seperti lampion, angpau, hio, lilin, hiasan dinding, pohon angpau, dan gambar shio Imlek Tahun Macan Air.

Lalu apa saja pernak-pernik yang paling laris diburu masyarakat Tionghoa?

Ketika ditemui Tribuntangerang.com, Ratna selaku pemilik toko pernak-pernik Imlek ini mengungkapkan bahwa ada empat dekorasi yang paling banyak dibeli.

Baca juga: Makna Kegiatan Cuci Rupang Menjelang Perayaan Imlek 2022 di Vihara Kwan In Tang

"Yang paling banyak diminati itu ada lilin, lampion, angpau, dan juga gambar shio Macan Air," ucapnya di Pasar Proyek Kota Bekasi, Rabu (26/1/2022).

Diketahui, lampion identik sebagai simbol perayaaan dan pengharapan tahun berikutnya yang dilimpahi keberuntungan dan kebahagiaan.

Angpau pastinya sangat dinanti-nanti saat perayaan Imlek, bagi masyarakat Tionghoa, angpau merupakan simbol rezeki.

Lalu, untuk lilin menjadi simbol cahaya kehidupan dan gambar Macan Air merupakan lambang sesuai dengan shio tahun 2022.

Baca juga: Kisah Angpao Merah Jadi Alat Usir Roh Jahat saat Tahun Baru Imlek

Adapun kisaran harga yang dibandrol, yakni lampion Rp. 40.000 - Rp. 150.000, Angpau Rp. 2.500 - Rp. 10.000, gambar shio Macan Air dan juga lilin mulai dari Rp. 30.000," tambah dia.

Tidak hanya, pernak-pernik saja yang dicari perlengkapan kebutuhan persembahyangan pun laku keras diburu warga jelang perayaan Imlek tahun ini.

"Perlengkapan persembahyangan juga banyak dicari seperti dupa atau hio, kertas, dan lain-lain," ucapnya.

Meski ditengah pandemi Covid-19, Ratna menuturkan bahwa penjualannya mengalami peningkatan jika dibandingkan tahun lalu.

Baca juga: Ancol Lunar Festival Meriahkan Tahun Baru Imlek di Taman Impian Jaya Ancol

Bahkan, hingga sepekan Imlek akan berlangsung, dodol China yang ia jual pun sudah laku sejak sebulan lalu.

"Kalau dodol china sudah laku dari sebulan lalu kemarin," ucap Ratna.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved