Donor Darah

Ini Tips Mantan Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany Saat Menjadi Pendonor Darah

Airin Rachmi Diany meninjau kegiatan donor darah di Masjid Raya Bani Umar, Pondok Aren dan menyempatkan diri untuk melakukan pendonoran darahnya. 

Penulis: Rizki Amana | Editor: Hertanto Soebijoto
Wartakotalive.com/Rizki Amana
Ketua Umum PMI Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany saat melakukan pendonoran darah di Masjid Raya Bani Umar, Pondok Aren, Kota Tangsel pada Sabtu (29/1/2022). 

TRIBUNTANGERANG.COM, PONDOK AREN - Ketua Palang Merah Indonesia Kota Tangerang Selatan (PMI Kota Tangsel), Airin Rachmi Diany meninjau kegiatan donor darah di Masjid Raya Bani Umar, Pondok Aren. 

Selain meninjau keberlangsungan kegiatan itu, Airin pun menyempatkan diri untuk melakukan pendonoran darahnya. 

Airin mengakui dirinya tak terlalu rutin mengikuti kegiatan donor darah. 

Ketua PMI Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany saat ditemui di Sentra Vaksinasi Covid-19 PMI Kota Tangsel, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Jumat (8/10/2021). 
Ketua PMI Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany saat ditemui di Sentra Vaksinasi Covid-19 PMI Kota Tangsel, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Jumat (8/10/2021).  (Tribun Tangerang/Rizki Amana)

Hal itu ditengarai kegiatan dirinya yang terbilang padat hingga berdampak terhadap kondisi kesehatannya saat mencalonkan diri sebagai pendonor. 

"Saya jujur termasuk yang enggak rutin, sebisa saya donor saya lakukan. Tapi kalau memang belum bisa tidak saya lakukan. Kadang datang ke satu agenda donor darah tapi selanjutnya saya harus ke agenda lain. Jadi pernah juga lagi kepingin donor ternyata Hb (Hemogoblin) saya rendah karena tidurnya terlalu malam," kata Airin saat ditemui di Masjid Raya Bani Umar Bintaro, Pondok Aren, Kota Tangsel, Sabtu (29/1/2022).

Tips Agar Dapat Menjadi Pendonor Darah

Baca juga: Buka Sentra Vaksinasi Covid-19 di PMI, Airin Rachmi Diany Bakal Jemput Anak-anak dan Lansia

Baca juga: Bila Hasil Survei Tinggi, Partai Golkar akan Usung Airin Maju ke Pilgub DKI Jakarta

Kendati sempat memiliki pengalaman tak dapat menjadi pendonor darah, mantan Wali Kota Tangsel dua periode ini memiliki siasat tersendiri sebelum mengikuti kegiatan donor darah. 

Sebab, para calon pendonor terlebih dahulu bakal dilakukan screening kesehatan yakni pengecekan tensi darah, hingga kekentalan darah. 

Biasanya para calon pendonor banyak memiliki permasalahan pada hasil tes Hb darah yang terlalu rendah ataupun tinggi dari persyaratannya. 

Karena batas minimal HB calon pendonor yakni 12,5 mm/gr, sedangkan batas maksimal 17,0 mm/gr. 

Baca juga: PMI DKI Jakarta Berikan Penghargaan pada 120 Orang Lansia yang Telah Donor Darah Sebanyak 75 kali

Airin pun mengimbau bagi calon pendonor baiknya menjaga kondisi tubuh dan pola tidur yang baik sebelum melangsungkan kegiatan tersebut. 

"Yang pasti stamina harus baik, karena yang pertama tensi tubuh, apakah tensinya tinggi atau rendah. Nah, itu harus normal," kata Airin.

Yang kedua Hb. Kadang tensinya baik tapi Hb nya terlalu rendah jadi enggak bisa donor.

Baca juga: Polres Tangsel Gelar Bakti Sosial dan Donor Darah saat HUT ke-66 Hari Lalu Lintas Bhayangkara

"Nah kalau misalkan tensinya bagus, Hb nya bagus terus bisa lolos screening untuk donor darah," ujar mantan Mojang Parahyangan dan Mojang Provinsi Jawa Barat itu. (riz

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved