Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Presiden Minta Evaluasi PTM di Tiga Provinsi Ini
Presiden Jokowi meminta evaluasi pembelajaran tatap muka (PTM) di sejumlah daerah menyusul melonjaknya kasus Covid-19 varian Omicron.
TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG -- Pembelajaran tatap muka (PTM) yang sudah berjalan beberapa bulan menghadapi tantangan berat seiring kasus Covid-19 varian Omicron.
Data Satgas Covid-19 menyatakan, per Selasa (1/2/2022), kasus Covid-19 mencapai 16.021 pasien.
Jumlah itu meningkat dibanding pada Senin (31/1/2022) yang sebesar 10.185 pasien. Apabila angka kasus di dua hari ini dibandingkan, ada penambahan sebanyak 5.836 kasus.
Sementara total kasus Covid-19 di Indonesia hingga saat ini mencapai 4.369.391 kasus.
Satgas Covid-19 juga mencatat, per Selasa (1/2/2022), ada 28 orang meninggal akibat Covid-19. Sedangkan sehari sebelumnya ada 17 orang yang meninggal dua.
Tambahan angka kematian hari ini membuat total kasus Covid-19 berujung kematian menjadi 144.348 orang.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta evaluasi pembelajaran tatap muka (PTM) di sejumlah daerah menyusul melonjaknya kasus Covid-19 varian Omicron.
Baca juga: Temukan Kasus Covid-19 di Tangerang Raya, Penerapan PTM Jadi 25 Persen
"Saya minta adanya evaluasi untuk pembelajaran tatap muka, utamanya di Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten," kata Jokowi dikutip dari Youtube Sekretariat Kabinet, Selasa (1/2/2022).
Jokowi meminta jajarannya untuk hati-hati dalam menyikapi kenaikan kasus Covid-19 menyusul meningkatnya kasus aktif dan kasus baru Covid-19 sekarang ini.
"Sekali lagi, hati-hati kita dalam menyikapi ini," kata Presiden.
Menurut Presiden, kasus aktif Covid-19 melonjak sampai 910 persen dari yang sebelumnya 6.108 kasus di tanggal 9 Januari 2022.
Baca juga: Makna Merah saat Perayaan Tahun Baru Imlek di Vihara Kwan In Tang Pamulang
Kemudian naik lagi menjadi 61.718 kasus pada 30 Januari 2022.
"Penambahan kasus baru naik 2.248 persen, dari 529 kasus di 9 Januari 2022 menjadi 12.422 kasus di 30 Januari 2022," katanya.
Sebelumnya, Ketua Penanganan Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof Zubairi Djoerban meminta pemerintah segera menghentikan sementara pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen di daerah dengan zona merah.
Zubairi menilai, sekolah tatap muka sudah tak aman lagi bagi anak-anak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Jokowi-Evaluasi-PPKM.jpg)