Imlek

Makna Merah saat Perayaan Tahun Baru Imlek di Vihara Kwan In Tang Pamulang

Vihara Kwan In Tang tidak menggelar atraksi saat perayaan Tahun Baru Imlek karena kondisi masih pandemi Covid-19.

Penulis: Rizki Amana | Editor: Intan Ungaling Dian
Tribun Tangerang/Gilbert Sem Sandro
Vihara Kwan In Tang di Pondok Cabe, Pamulang, Kota Tangsel, dihiasi ornamen perayaan Imlek. Seperti lampion merah yang digantung dilangit-langit vihara. 

TRIBUNTANGERANG.COM, PAMULANG  - Vihara Kwan In Tang di Pondok Cabe, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tak menggelar kegiatan khusus saat perayaan Tahun Baru Imlek 2022.

Alasannya, pandemi Covid-19 masih terus meningkat di Kota Tangsel.

Hal itu diungkapkan oleh Pengurus Harian Vihara Kwan In Tang, Amoy (55). 

"Tahun-tahun sebelumnya ada perayaan ada acara barongsai. Cuman berhubung ada pandemi jadi tidak ada acara, hanya simbol sembahyang biasa saja," kata Amoy, di Kwan In Tang, Pamulang, Selasa (1/2/2022).

Kendati tak memiliki kegiatan khusus, vihara tersebut ramai dihiasi ornamen seperti lampion, dupa, serta lilin laiknya perayaan Imlek.

Baca juga: Pedagang Burung Pipit di Vihara Boen San Bio Tangerang Raup Rp 1,6 Juta saat Imlek

Baca juga: Warga Tionghoa Rindu Atraksi Barongsai dan Liong saat Perayaan Tahun Baru Imlek

Vihara Kwan In Tang di Pondok Cabe, Pamulang, Kota Tangsel, dihiasi ornamen perayaan Imlek, seperti lampion merah.
Vihara Kwan In Tang di Pondok Cabe, Pamulang, Kota Tangsel, dihiasi ornamen perayaan Imlek, seperti lampion merah. (Tribun Tangerang/Gilbert Sem Sandro)

Ornamen-ornamen itu pun didominasi warna merah baik dari lampion yang tergantung di langit-langit vihara, hingga cat gedung, serta kain-kain yang menjadi alas rupang. 

Amoy mengatakan, dominan merah yang menghiasi Vihara Kwan In Tang bermakna khusus bagi  umat.

Menurutnya, merah melambangkan keceriaan seperti Imlek-Imlek sebelumnya.

"Warna merah itu melambangkan simbol keberanian, ceria selalu. Warna merah ini memang dikhususkan Imlek yang ceria," katanya.

Pantauan Tribuntangerang.com di lokasi, masyarakat yang melangsungkan ibadah perayaan Imlek tahun ini tetap mematuhi penerapan protokol kesehatan (prokes) covid-19.

Secara silih berganti maysarakat berdatangan ke vihara tersebut untuk ibadah.

Selain itu tepat di halaman vihara anak-anak ramai menunggu pembagian angpao dari masyarakat yang datang. 

Serta dua pedagang burung pipit n menawarkan barang dagangannya kepada masyarakat yang berdatangan. 

Tak jarang, para umat tersebut membeli burung pipit itu untuk sengaja dilepaskannya. (riz)


 

 

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved