Minyak Goreng

Tipu Jual Minyak Goreng Murah, Pelaku Berhasil Raup Rp 1,6 Miliar

Tersangka menawarkan minyak goreng Rp135.000 per 12 liter di bawah harga pasaran Rp230 ribu perliter

Penulis: Desy Selviany | Editor: Lilis Setyaningsih
Wartakotalive.com/Miftahul Munir
Sejumlah minimarket di Jakarta Barat kehabisan minyak goreng karena banyak warga yang datang memborong karena takut harganya kembali naik pada Jumat (21/1/2022). 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Pepatah memancing di air keruh agaknya identik yang dilakukan DA (39).

Mencari keuntungan di situasi ada kelangkaan minyak goreng sehingga harganya melonjak, ia pun menawarkan harga 'miring'. Dan banyak yang percaya!

Tidak tanggung-tanggung aksinya ini berhasil mengumpulkan uang Rp 1,6 miliar. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan mengatakan DA diringkus polisi usai tipu tujuh ibu-ibu terkait jual beli minyak goreng murah.

Baca juga: Jawa Barat Dapat Jatah 30 Juta Liter Minyak Goreng, Segera Dilakukan Pasar Murah

"Tersangka menawarkan minyak goreng Rp135.000 per 12 liter di bawah harga pasaran Rp230 ribu perliter," jelas Zulpan dihubungi Senin (21/2/2022).

Sebanyak tujuh korban kemudian tergiur dengan tawaran DA. 

Mereka membeli dengan jumlah beragam mulai dari Rp135 juta, Rp166 juta, Rp191 juta, Rp382 juta hingga Rp763 juta. Uang yang sudah ditaksir ke DA ditaksir mencapai Rp1,6 Miliar.

Usai membayar, minyak goreng dan mi instan yang dibeli tidak kunjung diterima setelah delapan hari pembayaran.

Baca juga: Polda Metro Jaya Pastikan Minyak Goreng di Jakarta Aman

Akhirnya salah satu korban EN melaporkan peristiwa itu ke Polda Metro Jaya pada Sabtu (19/2/2022).

Korban mengamankan pelaku dan menyerahkan pelaku ke Polsek Koja.

"Selanjutnya korban mengamankan pelaku dan kemudian dibawa ke Polsek Koja guna pengusutan lebih lanjut," jelas Zulpan.

Atas perbuatannya DA dikenakan Pasal 378 KUHP terkait penipuan dan atau Pasal 372 KUHP terkait penggelapan.

Sampai saat ini DA masih diperiksa intensif. Diduga masih ada korban lain yang ditipu oleh DA.

"Sementara masih ada korban lain yang belum terdata," tuturnya. (Des)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved