Formula E

Pengerjaan Pembangunan Sirkuit di Zona 5 Formula E Paling Sulit Dibangun, Ini Alasannya

Untuk memudahkan pengerjaan pembangunan sirkuit Formula E, Ancol, kontraktor telah membagi dalam 5 zonayaitu zona 1 sampai 5.

Tribun Tangerang/Yolanda Putri Dewanti
Suasana pengerjaan pembangunan proyek sirkuit Formula E di Kawasan Ancol, Jakarta Utara, Rabu (23/2/2022). 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA - Penggerjaan pembangunan zona 5 sirkuit Formula E, kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, dinilai paling sulit.

Hal itu dikemukakan Penanggung Jawab Pembangunan Sirkuit Formula E Jaya Konstruksi Ari Wibowo.

Ari Wibowo menjelaskan,  untuk memudahkan pengerjaan pembangunan sirkuit Formula E, kontraktor telah membagi dalam 5 zona yaitu zona 1 sampai 5.

Tiga zona  relatif baik dalam proses pembangunannya yakni zona 1, zona 2 dan zona 3.

Sedangkan zona 4 tidak memiliki kendala sulit jika dibandingkan dengan zona 5.

"Kita membagi pekerjaan itu dalam 5 zone, kita tidak mau berpolemik macam-macam tapi yang kemarin paling sulit dan sering dipermasalahkan di media adalah zona 5 ini. Zona 5 ini panjangnya 1 kilo 40 meter," kata Ari di lokasi pembangunan sirkuit Formula E,  Rabu (23/2/2022).

Baca juga: Perkembangan Pembangunan Sirkuit Formula E Mencapai 28,50 Persen

Baca juga: Anggara Wicitra : Jual Tiket Formula E Sebelum Sirkuit Dibangun Bakal Rugikan Masyarakat

Suasana pengerjaan pembangunan proyek sirkuit Formula E di Kawasan Ancol, Jakarta Utara, Rabu (23/2/2022).
Suasana pengerjaan pembangunan proyek sirkuit Formula E di Kawasan Ancol, Jakarta Utara, Rabu (23/2/2022). (Tribun Tangerang/Yolanda Putri Dewanti)

Kendati demikian, Ari Wibowo menuturkan, dari pembangunan difokuskan pada pengerjaan di zona 5 sebesar 40 persen.

"Jadi, 40 persen dari pekerjaan ini ada di zone 5, itu yg paling sulit. Namun ternyata ketika dikerjakan di lapangan ternyata zona empat ini tidak mengalami permasalahan seperti zone 5."

"Jadi relatif yang agak baik zone 1, 2, 3," ujar ARi Wibowo.

Untuk mendukung ajang balapan mobil bertaraf internasional itu, Ari harus mempersiapkan pondasi kuat.

Sementara  di zona 5, areal  tanah lunak sehingga harus disiapkan kronstruksi yang baik.

"Kita mempersiapkan lahan ini area ini dengan kuat. Ini yang saya sampaikan di zona 5 yang berdiri di atas tanah yang lunak ini."

"Ini yang menjadi paling bermasalah karena itu kita menyiapkan sebuah konstruksi untuk mendudukan konstruksi ini dengan baik."

"Artinya kita siapkan konstruksi di zona 5 ini secara baik dan sudah kita selesaikan untuk konstruksi bawah," ujar Ari.

Baca juga: Gedung KPK Kembali Digeruduk Massa, Tuntutannya Dugaan Korupsi Formula E Diusut Sampai Tuntas

Baca juga: DPRD DKI Jakarta Minta Jakpro Bangun Lintasan Formula E dulu Sebelum Jual Tiket

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved