Perang Ukraina Rusia
Rusia Serang PLTN yang Daya Ledaknya 10 Kali Lipat Chernobyl
Pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Zaporizhzhia di Ukraina yang merupakan PLTN terbesar di Eropa, terbakar hehat setelah diserang tentara Rusia
Penulis: Sigit Nugroho | Editor: Ign Prayoga
TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG -- Pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) terbesar di Eropa yang terletak Ukraina, terbakar hehat setelah diserang tentara Rusia.
Siaran langsung CCTV pabrik menunjukkan tembakan berat, suar, dan kobaran api muncul di PLTN Zaporizhzhia
PLTN Zaporizhzhia yang berlokasi dekat kota Enerhodar, Ukraina, merupakan PLTN terbesar di Eropa.
Jika PLTN Zaporizhzhia, daya ledaknya 10 kali lipat dari ledakan Chernobyl.
Baca juga: Delapan Teknisi BTS Tewas Ditembak KKB, Evakuasi Korban Terhalang Cuaca
"Hasil dari serangan musuh terus menerus terhadap bangunan dan unit pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa, pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia terbakar," kata Wali Kota Enerhodar, Dmytro Orlov di Telegram, Jumat (4/3/2022), seperti dilansir dari Guardian.
Orlov menyebut kebakaran di PLTN Zaporizhzhia menjadi ancaman keamanan dunia.
Orlov merekam pesan video pendek yang telah dibagikan ke beberapa media lokal Ukraina, mendesak pasukan Rusia untuk segera berhenti menembaki pabrik tersebut.
Pejabat itu sebelumnya mengatakan pasukan Ukraina memerangi pasukan Rusia di pinggiran kota dan melaporkan militer Rusia sedang menuju ke pabrik nuklir.
Baca juga: PENCULIKAN Anak di Bawah Umur di Kembangan Jakarta Barat, Polisi Dalami Keterangan Saksi dan Pelaku
Tembakan keras dan tembakan roket terdengar Kamis (3/3/2022) malam.
Menurut pesan Telegram yang diposting oleh seorang karyawan di pabrik, pasukan Rusia menembaki fasilitas nuklir.
“Perhatian! Senjata Federasi Rusia menembaki PLTN Zaporozhye," katanya.
“Ada ancaman nyata bahaya nuklir di pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa. Kami menuntut gencatan senjata dari alat berat di PLTN Zaporozhye!” imbuh dia.
Karyawan itu menambahkan bahwa petugas pemadam kebakaran tidak dapat mencapai lokasi kebakaran, mengklaim kebakaran itu adalah hasil dari tembakan oleh pasukan Rusia.
Baca juga: Seorang Ayah di Balaraja Tangerang Tega Rudapaksa Anak Kandung Hingga Mengandung
Kantor berita Ukraina Unian dan Hromadske juga melaporkan kebakaran telah terjadi di pembangkit listrik tenaga nuklir.
Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba telah meminta Rusia untuk mengakhiri serangannya terhadap pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia.
Dia mengatakan, jika empat itu meledak, efeknya akan 10 kali lebih besar dari Chernobyl. "Penting untuk dicatat bahwa fasilitas ini jauh lebih maju daripada Chernobyl, termasuk dalam infrastruktur keselamatannya," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/PLTN-ukraina.jpg)